Suara.com - Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin mendesak Indonesia untuk mengambil peran penting dalam menghentikan perang yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina.
Hamianin mengatakan Indonesia saat ini merupakan Presidensi G20 yang mempunyai pengaruh besar tidak hanya di ekonomi global melainkan juga di semua sektor, termasuk konflik yang mengakibatkan perang yang terjadi hari ini.
"Indonesia adalah negara besar dengan sejarah yang besar, dan hari ini Indonesia saya kira sekarang sudah mendunia, bahkan sekarang menjadi Presidensi G20, saya kira Indonesia bisa berperan dalam menyelesaikan konflik apapun, perang apapun, agresi apapun, itu akan sangat baik, jadi ini sangat penting bagi Indonesia untuk mengambil peran menyelesaikan masalah," kata Hamianin dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Kamis (24/2/2022).
Dia mengatakan Ukraina berharap dunia menyaksikan kekejaman Rusia yang selama ini sering dianggap enteng oleh masyarakat global.
"Kami ingin dunia menyaksikan ini, ini bukan Rusia yang sedang melindungi warganya sendiri, ini tidak melindungi siapapun yang mereka klaim, tapi ini membunuh bangsa Ukraina," tegasnya.
Meski begitu, Hamianin menegaskan bahwa warga Ukraina telah mempersiapkan diri dengan serangan yang diluncurkan Presiden Rusia, Vladimir Putin ini.
"Saya katakan kepada anda, kami tidak panik, warga Ukraina tetap tenang, sebagian orang takut, tapi mayoritas orang Ukraina tetap tenang dan sudah mempersiapkan diri," tutup Hamianin.
Berita Terkait
-
Makin Memanas, Militer Ukraina Klaim Hancurkan 4 Tank dan Tewaskan 50 Tentara Rusia
-
Ukraina Beri Perlawan Sengit, Klaim Tembak Jatuh Enam Pesawat dan Tewaskan 50 Tentara Rusia
-
Daftar Pelatih Timnas Esports Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam
-
Imbas Konflik Rusia-Ukraina, Penggemar F1 Serukan Boikot dan Batalkan GP di Sirkuit Sochi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan