Suara.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan isi pembicaraan dengan ayahnya, Presiden Jokowi saat melayat di rumah duka mendiang Miyono Suryosardjono, Senin, 28 Februari 2022 kemarin.
Miyono merupakan paman Presiden Jokowi yang meninggal dunia pada Minggu malam, 27 Februari 2022.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, momen keakraban Jokowi dengan Gibran Rakabuming Raka tampak terlibat di sela-sela menunggu jenazah mendiang Miyono saat hendak disalatkan di masjid belakang rumah duka.
Baik Gibran dan Jokowi terlihat berdiri di samping mobil Mercedes Benz yang ditumpangi Presiden. Mobil tersebut di parkir di pinggir jalan depan rumah duka yang beralamat di Jalan Ahmad Yani No 297-299 Manahan, Solo, Jawa Tengah.
Gibran mengakui saat bertemu di rumah duka eyangnya itu memang sempat bertemu dengan Jokowi, sang ayah. Ia juga mengatakan sempat membicarakan berbagai hal dengan presiden.
"Kemarin sempat menanyakan soal dies natalis UNS. Kayaknya mau ke dies natalis," kata Gibran saat ditemui di Stadion Manahan Solo, Selasa, 1 Maret 2022.
Adapun Dies Natalis ke-46 Universitas Sebelas Maret (UNS) akan digelar pada Jumat pekan depan, 11 Maret 2022 .
Gibran juga membeberkan saat pertemuan itu juga dibahas beberapa isu. Salah satunya terkait penanganan COVID-19 di Kota Solo. Kata Gibran, ayahnya tersebut mengatakan kunci penanganan dengan cara menggenjot vaksinasi dosis ketiga atau booster.
"Beliau bilang kuncinya ya vaksinasi booster. Terus juga menanyakan soal level (PPKM) Solo yang meningkat. Kan iki lagi puncak-puncaknya yang penting rumah sakit aman," ujarnya.
Baca Juga: Perang Teknologi di Depan Mata, Jokowi Perintahkan TNI-Polri Rekrut Prajurit Jago Dunia Digital
Selain itu, Gibran juga mengungkapkan Jokowi menanyakan kondisi putrinya yang sempat terkena demam berdarah dan jalani perawatan di rumah sakit. Kini kondisi putri Gibran tersebut sudah sembuh dan normal kembali.
"Iya, tapi udah beres. Santai aja," kata dia.
Berita Terkait
-
Jenderal Andika Perkasa Positif Covid-19, Terungkap dari Sambutan Jokowi
-
Jokowi Tanya Cara Bikin Talenta Digital Indonesia Pulang ke Indonesia, Ini Jawaban Ainun Najib
-
Jokowi Resmikan Sea Labs Indonesia, Buka Peluang Kerja 1.000 Talenta Digital
-
Terungkap! GPH Bhre Cakrahutomo Telepon Gibran Sebelum Diumumkan Jadi KGPAA Mangkunegara X, Ini yang Dibicarakan
-
Perang Teknologi di Depan Mata, Jokowi Perintahkan TNI-Polri Rekrut Prajurit Jago Dunia Digital
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi