Suara.com - Timnas U-19 Indonesia menjalani hari pertama pemusatan latihan di Jakarta, Rabu (2/3/2022) dalam rangka persiapan World Cup U-20 tahun 2023. Rencananya, timnas U-19 Indonesia akan menjalani TC di dalam negeri hingga 10 April 2022. Setelah itu, skuad timnas akan bertolak ke Korea Selatan.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan ada 32 pemain yang hadir dari 39 pemain di pemusatan latihan pertama. Ia menjelaskan masih ada tujuh pemain yang belum hadir. "Empat pemain masih berlatih bersama Garuda Select, dua pemain belum hadir, dan satu pemain lainnya masih berada di Yunani," ucapnya.
Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan juga kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang sudah memberikan dukungan kepada timnas U-19. Ucapan terima kasih tersebut disampaikan saat Menpora Amali meninjau pemusatan latihan (TC) timnas di Stadion Madya, Jakarta.
"Mereka bisa berangkat ke Korea itu atas dasar uang dari negara. Terima kasih kepada Pak Presiden dan Menpora yang sudah memberikan fasilitas dan dukungan finansial yang luar biasa," ungkapnya.
"Tentunya kami berharap mereka akan melakukan latihan dengan maksimal. Ini yang betul-betul menjadi perhatian dari Presiden dan Menpora. Mudah-mudahan sesuai dengan harapan kita, mereka akan menampilkan yang terbaik pada saat pertandingan," tambah Mochamad Iriawan.
Ia menuturkan, dari 39 pemain yang mendapat panggilan untuk mengikuti TC timnas U-19 belum tentu bakal diberangkatkan semua ke Korea Selatan. Daftar pemain yang akan diboyong ke Korea Selatan akan ditentukan oleh pelatih Shin Tae-yong. "Terserah Shin Tae-yong nanti akan membawa berapa pemain ke sana (Korea Selatan). Itu pelatih yang akan menentukan," terangnya.
Mochamad Iriawan meminta kepada para pemain timnas U-19 Indonesia untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan berlatih di Korea Selatan. "Saya berharap pemusatan latihan ini berdampak pada persiapan timnas U-19 Indonesia untuk menghadapi Piala Dunia U-20 2023 yang lebih baik," tutupnya.
Berita Terkait
-
Emil Audero atau Jordy Wehrman yang Akan Dipilih Shin Tae Yong?
-
Komentar Jujur Shin Tae-yong Soal Kondisi Timnas Indonesia U-19: Banyak Sekali yang Harus Diperbaiki
-
Nyatakan Keinginannya untuk Menjadi WNI, Cyrus Margono Langsung Disambut Netizen
-
Kualifikasi Piala Asia 2023 di Depan Mata, Menpora Bantu Percepat Naturalisasi Sandy Walsh dkk
-
Kunjungi PSSI, Dubes RI untuk Yunani Sebut Cyrus Margono Ingin Menjadi WNI
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan