Suara.com - Kepala Sub Bidang Dukungan Kesehatan Darurat Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Brigjen TNI (Purn) Alexander Kaliaga Ginting menilai adanya kesalahpahaman masyarakat dalam mengartikan kebijakan pelonggaran persyaratan perjalanan.
Ia menegaskan, meski ada kebijakan tersebut, bukan berarti protokol kesehatan (prokes) juga dilonggarkan.
Alexander mengungkapkan, hingga saat ini, masih ada antara 20 hingga 25 ribu kasus Covid-19 per hari yang dilaporkan. Kasus yang dilaporkan setiap daerah juga ada yang berada di atas 1.000 kasus.
"Sebaran itu ada antara 20-25 ribu per hari dan kemudian Jawa Barat itu lebih kurang 1.500, DKI Jakarta ada 3.500 Jawa Tengah 3.600 per hari artinya masih ada penularan di masyarakat," kata Alexander dalam diskusi bertajuk Bersiap Hidup di Era Endemi pada Sabtu (12/3/2022).
Lagipula, Alexander menekankan, pelonggaran persyaratan perjalanan dikarenakan capaian vaksinasi yang sudah di atas batas aman. Seperti vaksin dosis pertama yang sudah mencapai di atas 80 persen dan dosis kedua juga untuk di beberapa daerah sudah mencapai di atas 80 persen.
Upaya vaksin tersebut juga kini didukung dengan vaksin booster. Namun ia menekankan kalau bukan berarti pelonggaran itu juga disertai dengan adanya pelonggaran protokol kesehatan.
Apalagi saat ini pemerintah masih memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) baik di wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali.
"Tetapi yang namanya prokes itu tidak dibunyikan bahwa di situ dilonggarakan tetap kita pakai masker, tetap kita harus jaga jarak, cuci tangan, kemudian kita harus menghindari kerumunan."
Baca Juga: Tren Kasus Positif Covid-19 Menurun, Pemerintah Ingatkan Warga Tetap Waspada
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?
-
Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui