Suara.com - Seserahan lamaran biasanya berisi barang-barang yang akan digunakan oleh calon istri yang dipinang. Misalnya saja perangkat alat ibadah, make up dan skincare set, atau bahkan pakaian.
Namun seserahan yang satu ini sukses membuat orang terperangah karena barang-barangnya yang kelewat mewah. Bahkan terlihat gulungan sertifikat berwarna hijau di salah satu kotak seserahannya, yang tentu sukses menyentil hati warganet.
Hal ini seperti terlihat di video unggahan akun TikTok @afaandini. Pemilik akun terlihat merekam kotak-kotak seserahan yang dipajang di dekat pintu masuk venue sebuah pernikahan.
Berdasarkan keterangan yang disertakan di video, seserahan mewah ini berasal dari pasangan di Jepara, Jawa Tengah.
Tak main-main, sejumlah barang mewah terlihat dipajang sebagai seserahan lamaran pasangan tersebut. Mulai dari skincare set, seperangkat alat salat, hingga dua pasang sepatu bermerek.
Namun yang sangat mencuri perhatian adalah keberadaan kotak bening dengan miniatur rumah di dalamnya, serta sebuah sertifikat tanah yang digulung rapi di atas atap miniatur tersebut. Sedangkan di kotak lain dijumpai sebuah tas kecil mewah dengan merek YSL.
"Jepara keras lur," seloroh si pemilik akun, seperti dikutip Suara.com pada Kamis (17/3/2022). "Lamarannya ga tanggung-tanggung."
Seserahan yang sangat mewah ini tentu membuat publik ikut tercengang. Hal ini seperti yang terlihat di kolom komentar akun Instagram @viralkak yang mengunggah ulang konten ini.
Kocaknya, beberapa warganet mengingatkan agar pemilik acara berhati-hati sebab khawatir akan disentil oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.
"Bismillah target 500jt , baru kekumpul 23.500," celetuk warganet.
"Pati , Jepara dah biasa gue yang bukan situ waktu masih di Rembang Jawa tengah orang-orang daerah Pati khusus nya seserahan ya perabot rumah malah lengkap," jelas warganet.
"Semampunya aja, yang penting tercipta keluarga samawa," ujar warganet lain.
"Hati-hati didatangin kemenkeu.." kata warganet mengingatkan.
"Semangattt cari cuan maszeeehhh.... Karena biaya lamaran gak sedikit," imbuh warganet lain.
"Dah cari di spbu mereka siap dari nol," timpal yang lainnya.
Untuk video selengkapnya bisa ditonton di sini.
Berita Terkait
-
Viral, Remaja Hadang Truk di Bekasi Langsung Diamankan Polisi, Orang Tuanya Dipanggil, Begini Akhirnya
-
Viral Masak Karamel Pakai Panci, Hasilnya Malah Mirip Gunung Meletus
-
Viral Harga Minyak Goreng Kemasan Tembus Rp 50.000, Warganet: Nyiksa Rakyat Terus!
-
Viral Mobil Mercy Halangi Ambulans yang Bawa Ibu Hamil, Endingnya Bikin Geram
-
Viral Pengantin Perempuan Peluk Erat Cowok Lain di Depan Pelaminan, Warganet Malah Perdebatkan Hal Ini
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil