Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno disebut bakal loyal terhadap partai dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Termasuk terkait Pemilu 2024 mendatang.
Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani saat menghadiri acara ramah tamah bersama seluruh pengurus DPC, DPD dan anggota dewan Partai Gerindra se-Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (19/3). Acara ini turut dihadiri Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra yang juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
Menurutnya komitmen Sandiaga sama dengan seluruh kader Partai Gerindra lainnya yaitu bertekad menangkan Gerindra dan Prabowo di Pemilu 2024.
"Loyalitas Pak Sandiaga kepada Prabowo sangat tinggi. Beliau adalah kader yang loyal, karena itu Pak Prabowo menyayanginya, Pak Sandiaga pun mengetahui hal itu," kata Muzani dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (20/3/2022).
Ia menilai kalau Sandiaga pergi ke berbagai tempat membangun pencitraan diri, itu dilakukan untuk Gerindra dan Prabowo Subianto.
"Karena itu kita merasa senang dan gembira Pak Sandi bersemangat dalam perjuangan kita," ujarnya.
Selain itu, Muzani meminta kepada seluruh kader Gerindra di NTB untuk bersiap diri menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.
Hal itu menurut dia karena NTB merupakan "kandang" Gerindra dan basis suara Prabowo sehingga Gerindra harus menang di wilayah tersebut.
"Kecermatan kita dalam menyiapkan diri menghadapi Pilpres 2024 menjadi penting. Penguatan harus terus dilakukan karena NTB adalah 'kandang' Gerindra dan basis Prabowo, karena itu kita harus menang di sini," katanya.
Acara ini turut dihadiri sejumlah anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra antara lain Bambang Kristiono, Himatul Aliyah, Novita Wijayanti, dan Andre Rosiade. Selain itu juga dihadiri seluruh jajaran anggota dewan Gerindra se-NTB dan pengurus DPC dan DPD Gerindra NTB. (Antara)
Berita Terkait
-
Sambut Ramadan, Sandiaga Uno Beri Bantuan ke Rumah Ibadah
-
Keyakinan Gerindra Ke Sandiaga Dukung Prabowo Jadi Capres 2024: Pencitraan Cuma Untuk Partai Dan Ketum
-
Ramai Wacana Tunda Pemilu Hingga Presiden 3 Periode, PDIP Gelar Pentas Wayang Orang, Ingatkan Elite Taat Konstitusi
-
Jelang MotoGP Mandalika, Sandiaga Uno Ajak Komunitas Otomotif Touring Keliling Lombok
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi