Suara.com - Seorang pria yang tepergok mencuri alat pembuat kopi di sebuah kafe telah menjadi viral di media sosial.
Pria yang terlihat dalam unggahan video akun Instagram @pekalonganinfo ini mencuri alat kopo di salah satu kafe di Pekalongan, Jawa Tengah.
Dalam video, pria yang mencuri alat kopi di salah satu kafe itu tengah diiterogaasi oleh sejumlah orang.
Menurut informasi, pria ini mencuri alat kopi di kafe lalu menawarkan dan menjual alat kopi curiannya itu ke kafe-kafe lain di wilayah Pekalongan.
"Pria ini mencuri alat kopi dari cafe/kedai kopi di daerah Wonopringgo, lalu menjual atau menawarkan barang hasil curiannya itu ke cafe cafe yang ada di wilayah Pekalongan Kota," tulis keterangan unggahan dikutip Suara.com, Kamis (24/3/2022).
Saat diinterogasi, pria ini terlihat hanya diam. Sementara itu, salah seorang pria terlihat terus memegangi tangannya khawatir pencuri itu melarikan diri.
Di depannya ada sebuah alat kopi berwarna hitam yang merupakan barang yang dicurinya dari kafe tersebut.
"Berarti fix ya ini bukan barang milik anda," ucap seorang pria yang menginterogasinya.
Pada akhirnya, pria tersebut mengaku bahwa alat kopi yang dibawanya itu bukan barang miliknya melainkan barang curian.
Baca Juga: 3 Kafe Kekinian Versi Anak Jakarta, Sudah Pernah Berkunjung?
Pria tersebut juga memberi informasi lokasi ia mencuri alat kopi tersebut.
Pelaku dan barang curiannya telah diamankan oleh pihak berwajib dan dimintai pertanggungjawaban.
"Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diserahkan ke pihak yang berwajib untuk dimintai keterangan dan pertanggung jawaban," lanjut keterangan.
Peristiwa tersebut lantas menuai beragam tanggapan dari warganet.
"Mungkin mau belajar bikin coffee latte," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"Ku kira malah blender jus buah," ujar salah satu warganet.
"Harga gak seberapa, malumu loh. Tercemar," tulis warganet.
"Kasian sampai nyuri, pasti dia kepept dalam urusan ekonomi," komentar warganet.
"Pengen bikin kopi ala cafe di rumah tapi gak punya mesinnya," imbuh yang lain.
Berita Terkait
-
Kronologi Remaja di Binjai Diduga Dijebak Narkoba oleh Polisi, Viral di Medsos
-
Sempat Dikira Akar Pohon, Viral Wanita Syok Temukan Iringan Hewan Ini Keluar dari Tanah
-
3 Kafe Kekinian Versi Anak Jakarta, Sudah Pernah Berkunjung?
-
Viral! Habis Gandeng Tangan Ayang, Pemuda Terekam CCTV Curi HP di Pasar Rebo
-
Perempuan Bagikan Pesan Penuh Perhatian dari Seorang Teman, Isinya Bikin Iri
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan