Suara.com - President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan layanan private jet atau jet pribadi di Bandara Soekarno-Hatta semakin meningkatkan daya saing bandara tersebut.
“Penerbangan private jet semakin melengkapi layanan di Bandara Soekarno-Hatta. Lebih dari itu, penerbangan private jet juga meningkatkan daya saing Bandara Soekarno-Hatta di kawasan Asia Tenggara,” kata Muhammad Awaluddin di Jakarta, Sabtu (26/3/2022).
Awaluddin mengatakan, Bandara Soekarno Hatta memiliki kapabilitas untuk melayani penerbangan private jet di mana keberangkatan dan kedatangan penumpang melalui Saphire Precious Lounge yang terletak di kawasan Terminal 1.
Secara lengkap, fasilitas yang ada di Saphire Precious Lounge antara lain meeting room, dining room, musholla, co-working space, internet connection, entertainment TV channel, charging station dan lain sebagainya. Selain itu, Bandara Soekarno-Hatta juga memiliki kapasitas sisi udara (airside) guna mendukung penerbangan private jet.
“Dengan adanya Saphire Precious Lounge, Bandara Soekarno-Hatta ibaratnya memiliki terminal sendiri untuk penerbangan private jet. Lounge ini punya berbagai kelebihan, seperti area yang luas, akses sisi udara untuk menuju ke pesawat dan sebaliknya, serta tempat parkir kendaraan khusus bagi penumpang pesawat,” ujarnya.
Sementara itu, Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi menuturkan tempat parkir pesawat cukup tersedia.
“Kapasitas sisi udara Bandara Soekarno-Hatta mampu untuk mendukung penerbangan private jet, dan tidak mengganggu penerbangan niaga berjadwal. Total, parking stand saat ini bisa untuk memarkir sebanyak 38 unit pesawat berbadan besar dan 150 pesawat berbadan sedang," kata Agus.
Agus Haryadi menjelaskan pesawat private jet ditempatkan di area parkir pesawat atau apron di sisi udara Terminal 1 yang terletak dekat dengan Saphire Precious Lounge.
Lebih lanjut, Ia menuturkan saat ini Bandara Soekarno-Hatta juga sudah diperkuat dengan tiga landasan pacu/runway guna mendukung kelancaran operasional penerbangan.
Baca Juga: Komentari Jet Pribadi Juragan 99, Richard Lee: Enggak Bisa Beli Pesawat Terbang Seenak Jidat
Head of Operation Control Center Travira Air Dody Suratno menuturkan penerbangan private jet di Bandara Soekarno-Hatta selama ini berjalan lancar didukung lengkapnya fasilitas layanan dan operasional.
“Lounge sangat bagus, keren, dilengkapi berbagai fasilitas. Selain itu, ada juga area parkir kendaraan yang memudahkan penumpang,” ujarnya.
Dia juga mengapresiasi Bea dan Cukai, Imigrasi dan Karantina (Custom, Imigration and Quarantine/CIQ) yang selalu siaga kapan pun.
“Kami pernah ada jadwal terbang jam 4 pagi untuk rute internasional, dan CIQ sudah siap. Ini sangat bagus sekali karena mendukung kelancaran penerbangan. Bandara Soekarno-Hatta juga memiliki fasilitas yang sangat baik guna mendukung operasional pesawat,” papar Dody Suratno.
Ke depannya, dia menuturkan standar layanan lounge bagi penumpang pesawat dan hal terkait operasional penerbangan dapat dipertahankan dan secara berkelanjutan ditingkatkan.
Adapun pada Juli 2021, AP II pernah menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait dengan potensi layanan penerbangan general aviaton di Bandara Soekarno-Hatta dengan peserta operator penerbangan general aviation.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan