Suara.com - Harta kekayaan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendadak menjadi sorotan. Harta kekayaan putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut mengalami kenaikan.
Kenaikan harta kekayaan Gibran tersebut mencapai Rp 4 miliar.
Dikutip dari wartaekonomi--jaringan Suara.com, berdasarkan LHKPN Gibran tahun 2020, hartanya tercatat RP 21.152.810.130.
Kemudian, harta Gibran mengalami kenaikan berdasarkan LHKPN periode 2021. Tercatat harta Gibran mencapai Rp 25.297.783.659.
Perlu diketahui, Gibran Rakabuming dilantik menjadi Wali Kota Solo sejak 26 Februari 2021.
Berdasarkan data LHKPN yang dilaporkan Gibran pada 31 Januari 2022, hartanya bertambah Rp 4 miliar.
Dalam data terbaru, Gibran memiliki harta sebesar Rp 25.297.783.659.
Jumlah tersebut terdiri atas harta tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, kas dan setara kas, serta harta lainnya dan utang.
Gibran memiliki harta tanah dan bangunan senilai Rp 17.339.000.000 yang terdiri atas tanah dan bangunan seluas 500/300 meter persegi di Kota Surakarta hasil sendiri seharga Rp 6 miliar.
Baca Juga: 3 Dampak Buruk Pamer Harta Kekayaan Dihadapan Publik
Kemudian, ada tanah dan bangunan seluas 2000/2000 meter persegi di Kab/Kota Sragen hasil sendiri seharga Rp 2,6 miliar.
Gibran juga mempunyai tanah dan bangunan seluas 112/112 meter persegi di Kab/Kota Surakarta hasil sendiri seharga Rp 1,5 miliar.
Selanjutnya, tanah seluas 113 meter persegi di Kota Surakarta hasil sendiri seharga Rp 700 juta.
Kemudian tanah seluas 896 meter persegi di Kota Surakarta hasil sendiri seharga Rp 1.747.200.000; dan tanah seluas 1.124 meter persegi di Kota Surakarta hasil sendiri seharga Rp 2.191.800.000.
Tak hanya itu, Gibran juga memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 628 juta.
Untuk harta bergerak lainnya senilai Rp 260 juta, kas dan setara kas senilai Rp 2.188.369.663; harta lainnya senilai Rp 5.552.000.000.
Sehingga sub total harta yang dimiliki Gibran sebesar Rp 26.021.369.663. Namun, Gibran tercatat memiliki utang sebesar Rp 723.586.004. Sehingga secara total harta setelah dikurangi dengan utang adalah sebesar Rp 25.297.783.659.
Berita Terkait
-
3 Ketum Parpol Temui Gibran, Sinyal Bakal Maju di Pilkada DKI Jakarta 2024?
-
Sebelum Dipenjara Karena Korupsi Wisma Atlet, Jumlah Kekayaan Angelina Sondakh Capai Miliaran
-
3 Dampak Buruk Pamer Harta Kekayaan Dihadapan Publik
-
Cucu Bung Karno Paundrakarna Temui Gibran di Balai Kota Solo: Boleh Peluk Enggak?
-
Momen Bobby Nasution dan Gibran Jalan Bareng, Warganet: Gimana Rasanya Jumpa Putra Presiden Pak?
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis