Suara.com - Persoalan minyak goreng di Indonesia memang masih hangat diperbincangkan.
Baik karena harganya yang melambung maupun produknya yang langka di pasaran.
Sebelumnya banyak video muncul di media sosial menampilkan warga yang berebut mendapatkan minyak goreng.
Bahkan ada yang sampai meregang nyawa karena terlalu berdesakan.
Dalam hal ini, sebuah potret terbaru soal minyak goreng kembali muncul. Puluhan jerigen warga diantrekan di depan warung untuk membeli minyak curah.
Bukan di siang hari, antrean tersebut sudah ada sejak pukul 01.00 WIB.
"Terlihat dalam rekaman video antrean minyak goreng curah yang dilakukan warga pada pagi hari sekira pukul 01.00 WIB," ungkap akun Instagram @terangmedia yang mengunggah video.
Menurut keterangan video, kejadian tersebut berlagsung di Drajat, Kecamtan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat pada Senin (4/4/2022) dini hari.
Dalam hal ini, sebelumnya Pemerintah Pusat memberikan subsidi untuk minyak goreng curah agar tidak terjadi kelangkaan di masyarakat.
Baca Juga: Mahalnya Minyak Goreng Bikin Daya Beli Masyarakat Tergerus, BLT Jadi Solusi?
Namun demikian, pemandangan kelangkaan antrean minyak goreng curah masih ditemui di sejumlah daerah.
Minyak goreng curah sendiri merupakan minyak goreng sawit yang dijualtanpa dikemas atau tak memiliki label merek.
Video yang diunggah pada Senin (4/4/2022) itu telah ditonton ratusan kali namun belum mendapatkan respons dari warganet. Video antrean minyak goreng curah di tengah malam itu bisa ditonton di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan