Suara.com - Pasca pergelaran MotoGP Mandalika, pemerintah mengklaim tak ada kenaikan kasus COVID-19 di Nusa Tenggara Timur. NTB tetap PPKM level 1.
Hal itu dipastikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Adapun perkembangan reproduksi kasus efektif di luar Pulau Jawa dan Bali maupun secara nasional memang kian membaik dalam satu pekan terakhir dan sudah berada di level 1.
"Reproduksi kasus efektif NTB tetap di level 1," ungkap Airlangga dalam Konferensi Pers PPKM di Jakarta, Senin.
Selain itu, masih terdapat beberapa wilayah di luar Pulau Jawa dan Bali dengan angka reproduksi kasus efektif di atas 1, yakni Nusa Tenggara sebesar 1,01, Papua 1,01, dan Maluku 1,02.
Perkembangan kasus konfirmasi harian COVID-19 di luar Pulau Jawa dan Bali pun menurun menjadi 403 kasus pada tanggal 3 April 2022 atau 20 persen dari kasus harian nasional.
Dengan demikian, kasus aktif di luar Pulau Jawa dan Bali mencapai 37.672 atau 39 persen dari kasus nasional.
Sementara itu, lanjut dia, rasio keterisian tempat tidur di rumah sakit (Bed Occupancy Ratio/BOR) di luar Pulau Jawa dan Bali pun masih terkendali.
"Di Papua walau kasusnya 12.066, BOR nya tercatat sembilan persen dengan tingkat konversi 18 persen, BOR di Lampung sebesar tujuh persen dengan konversi 23 persen dari 9.005 kasus, serta Sumatera Barat walau kasusnya 3.073, BOR tercatat delapan persen dengan tingkat konversi 22 persen," tambahnya.
Selain itu, ia menyampaikan vaksinasi COVID-19 di luar Pulau Jawa dan Bali memperlihatkan akselerasi yang cukup baik.
Untuk vaksinasi dosis satu, hanya Papua dan Papua Barat yang masih di bawah 70 persen pemberiannya, sedangkan di 18 provinsi sudah 70 persen masyarakatnya melakukan vaksinasi hingga dosis kedua, dan sebanyak sembilan provinsi sudah melakukan vaksinasi dosis ketiga kepada 10 persen masyarakatnya.
Akselerasi vaksinasi tersebut pun juga terlihat diberikan kepada lanjut usia (lansia) dengan tinggal sebanyak delapan provinsi yang memberikan vaksinasi dosis pertama kepada kurang dari 70 persen masyarakatnya, serta sebanyak enam provinsi telah memberikan vaksinasi dosis kedua kepada 70 persen masyarakat di wilayah tersebut. (Antara)
Baca Juga: Warga +62 Merapat! Pak Luhut Bawa Kabar Baik Terkait Pandemi Covid-19 di Indonesia
Berita Terkait
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika
-
ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK