Suara.com - Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Bambang Wuryanto mengatakan, PDIP tidak masalah dengan pertemuan kembali antara Sekjen Partai Gerindra dan putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Bambang, pertemuan antara Wakil Ketua MPR dan Wali Kota Solo itu merupakan pertemuan yang wajar terjadi. Sehingga tidak ada larangan apapun dari partai, termasuk ihwal Muzani yang bicara kemungkinan pertemuan Ketum Gerindra Prabowo dengan Gibran.
"Pak Muzani berharap mau mengatur jadwal antara Mas Gibran dan Pak Prabowo boleh nggak? Ya boleh saja. Apa yang salah, kasih tahu apa yang salah?" kata Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (7/4/2022).
Menurut Bambang pertemuan tersebut menjadi semacam membangun hubungan antarmanusia. Terlebih antara Prabowo dan Gibran, yang dikatakan Bambang sama-sama merupakan anak bangsa.
PDIP ditegaskan Bambang mempersilakan hal tersebut. "Ya boleh, Pak Muzani mau ketemu (mempertemukan) Pak Prabowo-Mas Gibran monggo saja. No problemo, istilah anak muda sekarang," ujar Bambang.
Sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI sekaligus Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kembali bertemu. Jika sebelumnya bertemu di Rumah Dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung, kali ini bertemu di Balai Kota Solo, Rabu (6/4) siang.
Tiba di balai kota, Ahmad Muzani langsung menuju ke ruang kerja Gibran. Keduanya pun menggelar pertemuan tertutup secara singkat tidak kurang dari 30 menit.
"Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih, hari ini bisa diterima oleh Wali Kota Solo Mas Gibran. Ditengah kesibukannya memimpin pemerintah di Kota Solo, saya diberi kesempatan untuk silaturahmi pada siang hari ini," ujar Muzani.
Pada pertemuan tertutup tersebut ada banyak pembahasan. Hanya saja, baik Ahmad Muzani dan Gibran enggan membeberkan hasil pertemuan tersebut.
Pertemuan ini tidak ada sinyal dari Prabowo Subianto yang ingin mengandeng anak atau tokoh muda dalam pemilihan presiden dan pemilihan gubernur DKI nanti.
"Saya tadi dengan Mas Gibran mengatakan bahwa Mas Gibran ini adalah salah satu prototype pemimpin muda di pemerintahan. Karena itu diantara pemimpin muda, cirinya adalah inovasi, kreasi dan selalu membuat kemajuan-kemajuan yang sekarang ditunjukan pemimpin muda, dan Mas Gibran adalah salah satunya," terangnya.
Menurutnya, Partai Gerindra dan PDI Perjuangan mesra sudah lama, termasuk dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Muzani menegaskan, jika ini adalah tahun kemesraan, bukan tahun ketegangan. "Semua orang sedang mencari pasangannya masing-masing," sambungnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan