Suara.com - Seorang petugas bandara yang melindungi peti jenazah dari panas matahari telah menjadi viral di media sosial. Aksinya langsung banjir pujian.
Video yang memperlihatkan petugas bandara tersebut dibagikan oleh akun Instagram @kepoin_trending.
"Terima kasih orang baik," tulis keterangan unggahan dikutip Suara.com, Jumat (8/4/2022).
Video yang merekam petugas bandara itu tampaknya direkam oleh salah satu penumpang dari dalam pesawat.
Dalam video, terlihat petugas bandara yang sibuk mengurus kargo pesawat. Ia terlihat sedang berada di dekat troli pengangkut barang.
Petugas yang memakai seragam oranye itu berada di samping troli yang membawa sejumlah barang. Salah satunya ada peti jenazah yang sudah terbungkus rapi.
Tidak diketahui apakah petugas bandara itu baru saja mengeluarkan peti jenazah dari bagasi pesawat atau baru mau memasukkan peti tersebut.
Petugas berseragam oranye khas salah satu maskapai itu kemudian menarik troli tersebut.
Rupa-rupanya, petugas membawa troli pengangkut peti jenazah itu ke bawah sayap pesawat yang saat itu berhenti di bandara tersebut.
Petugas bandara itu sengaja membawa peti jenazah ke bawah sayap pesawat supaya terhindar dari panas matahari yang menyengat.
Tampaknya, ia memang sengaja meneduhkan peti jenazah di bawah sayap pesawat karena petugas tersebut akan pergi meninggalkan peti itu sejenak.
Momen yang memperlihatkan seorang petugas bandara membawa peti jenazah ke tempat yang teduh itu langsung menuai beragam respons warganet.
Tak sedikit warganet yang takjub dengan perbuatan yang dilakukan olehnya.
"Hal kecil yang kamu lakukan insyaallah mendapat pahala," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"Dia tau adab dan pasti orang baik selalu berbaik prasangka," komentar warganet.
"Pasti yang di dalam peti juga orang baik," ujar warganet.
"Patut diapresiasi. Masnya hebat," puji warganet.
"Itu peti jenazah, biasanya dimasukkan duluan sebelum barang-barang penumpang. Dan sesuai pengalaman saya, mungkin untuk menghormati jenazah kursi di atas peti jenazah akan dikosongkan beberapa kursi kecuali seat keluarga," jelas warganet.
Berita Terkait
-
Geger! Diduga Pelaku Klitih Tertangkap Karena Bawa Arit, Diamuk dan Ditelanjangi Warga, Publik: Satu Hari Satu Klitih
-
Aksi Anak Lelaki Miringkan Mesin Capit Boneka Berakhir Musibah, Warganet: Frustasi
-
Viral Video Leher Pelaku Begal Dipiting dan Dipukuli Massa, Beraksi saat Warga Salat Tarawih
-
Tetangga Fitnah Warung Nasi Goreng Pakai Pesugihan, Chat di Grup Bikin Publik Geram
-
3 Outfit Anti Klitih Rekomendasi Warganet, Ada Seragam Ksatria Baja Hitam
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi