Suara.com - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menunjuk Brigadir Jenderal Iwan Setiawan menggantikan Mayjen Widi Prasetijono sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus).
Pengankatan itu tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/271/III/2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
"Prajurit siap untuk melakukan penugasan apapun yang diberikan kepada kopassus, kemudian saya akan membenahi kopassus dengan maksimal sesuai dengan kapasitas dan kemampuan saya," kata Iwan usai upacara serah terima pasukan di Mabes AD, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (8/4/2022).
Mayjen Widi kini dipindahtugaskan ke Pangdam IV/Diponegoro, dia menyebut Kopassus saat ini sedang fokus melakukan penataan dan pengembangan kemampuan keterampilan prajurit melalui pendidikan dan latihan.
"Sehingga selama saya menjabat sebagai Danjen Kopassus tugas-tugas pokok dapat terlaksana dengan baik dan lancar," tutup Widi.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menginstruksikan Danjen Kopassus baru untuk bekerja langsung ke masyarakat.
"Saya ingin semua kegiatan yang kita lakukan berdampak positif bagi prajurit dan masyarakat, serta pemerintah baik pusat maupun daerah," kata Dudung.
Berita Terkait
-
Tanggapi Keturunan PKI Boleh Daftar TNI, PWNU DKI: Tak Ada Masalah
-
TNI Bangun Jaringan Keamanan Siber di 43 Satuan Kerja
-
Geger Spanduk PKI Gaya Baru Bergambar Panglima TNI di Tanah Abang, Camat: Sudah Dicopot!
-
Marak Muncul Spanduk Panglima TNI PKI di Jakarta Pusat, Koramil dan Satpol PP Turun Tangan Tertibkan!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara