Suara.com - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa berencana membangun jaringan keamanan siber di 43 satuan kerja di bawah naungan Mabes TNI demi meningkatkan pertahanan siber dan mengantisipasi berbagai ancaman digital.
Jaringan keamanan siber itu juga dibangun demi mendukung kerja Military Incident Response Team, yang dibentuk sebagai hasil kerja sama antara Mabes TNI dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Dalam mewujudkan sistem keamanan siber TNI tersebut, Andika mendengar langsung paparan dari PT Len Industri (Persero) mengenai jaringan dan sistem keamanan siber yang akan dibangun, seperti dipantau secara daring dari kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Senin kemarin (4/4/2022).
PT Len Industri merupakan perusahaan milik negara yang bergerak di bidang jaringan telekomunikasi dan elektronika untuk pertahanan.
Perwakilan PT Len menyampaikan cara kerja sistem keamanan siber seperti closed circuit television (CCTV), yang memantau lalu lintas aktivitas siber TNI, upaya serangan, dan prediksi terhadap potensi serangan.
Dalam paparan di hadapan Andika, perwakilan PT Len menyampaikan pembangunan jaringan keamanan siber TNI dimulai dengan membentuk pusat keamanan operasi atau security operation center (SOC), yang nantinya ada di bawah kendali Satuan Siber (Satsiber) TNI.
Dengan menggunakan perangkat SOC itu, Satsiber TNI dapat membuat analisis mengenai percobaan serangan, aksi peretasan, dan berbagai serangan digital lain.
Satsiber TNI juga akan menerima informasi mengenai serangan siber atau percobaan serangan siber melalui alat deteksi yang rencananya dipasang di 11 satuan kerja TNI di Jakarta dan Bandung. Informasi dan data dari alat deteksi itu dikirim ke Satsiber TNI melalui jalur khusus yang terenkripsi.
Setelah mendengar paparan tersebut, Andika kemudian memerintahkan untuk membangun ruangan khusus guna operasional jaringan keamanan siber TNI.
Baca Juga: TNI Bolehkan Keturunan PKI Daftar Jadi Prajurit, Mahfud MD Singgung Rekonsiliasi Alamiah
"Pengadaan operation center (pusat operasi) begini sering tidak bersama fisiknya, kemudian ada ruangan apa, akhirnya ruangan yang ada dipaksa fit in (masuk), padahal jangan," kata Andika.
Dalam pertemuan itu, Andika juga meminta PT Len sebagai mitra untuk menyediakan teknisi yang selalu siaga di ruang pusat kendali selama masa garansi berlaku.
"Kalau bisa selama masa garansi ada teknisi dari mitra yang tiap hari ada di sini, yang mengawaki, yang tahu persis operasi dari A sampai Z," ujarnya.
Sistem keamanan siber tersebut memiliki masa garansi pemeliharaan selama 42 bulan. [Antara]
Berita Terkait
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
TNI Kerahkan 105.365 Personel dan 3.501 Alutsista untuk Amankan Mudik Lebaran 2026
-
Panglima TNI Minta MK Tolak Uji Materiil UU Peradilan Militer, Kuasa Hukum Bilang Begini
-
Instruksi Siaga 1 TNI Dinilai Wajar, Slamet Ginting: Bukan Persiapan Perang
-
Panglima TNI Diminta Terangkan Status Siaga 1 Secara Transparan Agar Tak Picu Spekulasi Publik
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Lenovo dan MSI Siap Luncurkan Laptop dengan Intel Core Ultra 7 serta NVIDIA RTX 5070
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony
-
CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?
-
Serangan Rantai Pasokan Jadi Ancaman Siber Terbesar 2025, Perusahaan Asia Pasifik Wajib Waspada
-
5 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan dengan Spek Gahar dan Performa Andal
-
REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
-
HP Murah Redmi 15A 5G Rilis Akhir Maret: Usung Chip Mumpuni dan Baterai Jumbo
-
Rincian Fitur Redmi Smart TV MAX, Hadirkan Layar 100 Inci 144 Hz dengan Harga Miring
-
5 HP Harga Rp1 Jutaan Terbaru, Spek Gahar dan Performa Kencang
-
Daftar Harga HP Samsung 2026 Semua Seri, Mulai Rp1 Jutaan