Suara.com - Menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) sering kali dianggap menjadi suatu kebanggaa.
Dalam hal ini, belakangan banyak oknum yang mengaku sebagai anggota TNI. Hal ini dilakukan sebagi modus menipu secara finansial maupun dalam percintaan.
Seperti yang dilakukan pria ini di mana ia diringkus setelah mengaku sebagai anggota TNI dan menipu seorang perempuan.
"Mengaku sebagai seorang anggota TNI yang bertugas di Aceh ke salah satu mahasiswi melalui aplikasi Michat, pria ini berhasil mengajak ketemuan dan menggelapkan motor scoopy milik korban," tulis akun Instagram @andreli_48 yang mngunggah video pria tersebut.
Korban yang merasa ditipu kemudian melapor ke Polsek Binjai Timur.
Kemudian pada Jumat (15/4/2022) pada pukul 01.00 wib, Kanit Reskrim Polsek Binjai Timur menerima informasi tentang keberadaan pelaku penggelapan yang mengaku sebagai Anggota TNI tersebut.
Kepolisian menggandeng TNI akhinya berhasil mengamankan pelaku di Jln. Soekarno Hatta tepatnya di belakang Ex Army Cafe Kelurahan SM. Rejo, Kecamatan Binjai Timur.
Saat wawancara pelaku mengakui telah menggelapkan sepeda motor korban dan menjualnya seharga Rp 4 juta melalui di Facebook.
Cuitan tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: Artis Jadi Saksi Dugaan Penipuan DNA Pro Bertambah, Penyanyi Virzha Diperiksa Polisi 22 April
"Sungguh konyol ya," komentar warganet.
"Si pembeli kena kasus pendah enggak tuh," imbuh warganet lain.
"Makanya kalau disekolahin orang tua yg bener dong jangan suka bolos atau tawuran biar bisa masuk TNI," tulis warganet di kolom komentar.
"Duh lebaran di lapas," balas wargnet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan