Suara.com - Momentum bulan penuh berkah Ramadhan 1443 H bagi PT PLN (Persero) semakin spesial dengan adanya Program Light Up the Dream, yang bertujuan untuk mewujudkan mimpi masyarakat yang kurang mampu di 110 titik di Indonesia.
Melalui program ini, PLN mewujudkan mimpi 2.415 Kepala Keluarga (KK) pra sejahtera di seluruh Indonesia untuk mendapatkan listrik. Kegiatan yang terlaksana berkat hasil donasi insan PLN ini terangkum dalam acara bertajuk Perjalanan Kebahagiaan Light Up the Dream 'Listrik untuk Menyalakan Mimpi'.
Direktur Manajemen SDM PLN, Yusuf Didi Setiarto menyebutkan, Light Up the Dream dilakukan dengan pola yang terstruktur. Upaya mandiri di luar dari kebijakan perusahaan ini juga, menurutnya adalah langkah nyata yang sangat baik.
"Ini adalah kegiatan yang lahir dari niat baik dan lubuk hati yang paling dalam dan mengembangkan nilai-nilai baik merupakan sesuatu yang harus kita hargai dan apresiasi. Dengan sikap dan tindakan nyata seperti ini, diharapkan akan lahir dari alam bawah sadar kita tentang rasa empati, rasa untuk merasakan yang orang lain rasakan," kata Didi, dalam acara bertajuk "Semarak Ramadhan Penyalaan Serentak Program Light Up the Dream" secara virtual, Rabu (20/4/2022).
Ia juga mengapresiasi niat tulus para karyawan PLN untuk memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk korporasi, tetapi juga bagi sekelilingnya. Dia berharap, ke depan program ini bisa mencapai volume yang lebih besar, sehingga bisa melistriki seluruh Indonesia untuk lebih luas lagi.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril mengaku turut bahagia, karena di bulan penuh berkah ini, masyarakat yang belum tersentuh listrik selama ini, akhirnya bisa menjalankan aktivitas, terutama ibadah di malam hari berkat bantuan penerangan. Dia pun mengapresiasi insan PLN yang memiliki inisiatif ini untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, melalui Program Light Up the Dream.
"Dengan listrik, kita bisa belajar dengan baik bekerja dengan baik, lebih produktif dan terlebih di bulan penuh berkah ini, kita mengumpulkan amalan. Listrik menjadi lebih banyak digunakan di malam hari seperti mengaji dan salat. Hal ini memberikan suatu harapan baru kepada saudara kita yang saat ini belum seberuntung kita untuk menikmati listrik," ujarnya.
Light Up the Dream adalah program bantuan penyambungan listrik tanpa biaya hasil dari donasi, yang dilakukan oleh pegawai PLN dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dalam mendapatkan listrik, terutama pada saat pandemi. Program yang mulai diinisiasi pada 2020 ini terus berjalan, sehingga total sudah ada 2.415 keluarga telah menikmati listrik berkat donasi insan PLN per April 2022.
Di sisi lain, salah seorang penerima bantuan pemasangan listrik gratis program Light Up the Dream di Banyuwangi, Jawa Timur, Janah, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN dengan adanya bantuan pemasangan baru listrik ini.
Baca Juga: Erick Thohir: Salah Satu Peran PLN adalah Sebagai Tumpuan Utama Pertumbuhan Ekonomi
"Terima kasih PLN telah memberikan bantuan (penyambungan) listrik kepada kami. Semoga listrik yang diberikan bisa bermanfaat bagi kami dan semoga PLN semakin maju," kata Janah.
Senada, warga di Kabupaten Kolaka Utara, Dirman menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada PLN.
"Sebelum ada listrik, kami hanya menggunakan lampu pijar untuk penerangan pada malam hari. Alhamdulillah dengan adanya listrik kami berharap dapat meningkatkan kehidupan kami," ungkap Dirman.
Tag
Berita Terkait
-
TBS Energi Utama Operasikan PLTU Berkapasitas 100 MW di Gorotanlo
-
Pemerintah Diminta Tak Naikkan Tarif Listrik Tahun Ini, Berdampak Besar untuk Rakyat Kecil
-
PLN Operasikan PLTS Terbesar di Sulawesi Selatan
-
3 Dampak Energi Terbarukan, Yakin Enggak Mau Dukung?
-
Tiga Desa di Maratua Dialiri Listrik 24 Jam, Ini Namanya
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
TNI dan Polri Tindak Tegas Oknum 'Backing' BBM Subsidi, Dua Personel Masuk Tahap Penyidikan
-
Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas
-
Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta
-
Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun
-
Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
-
Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran
-
Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar
-
DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen