Suara.com - China buka suara soal serangan polisi Israel kepada warga Palestina di Masjid Al Aqsa.
Disampaikan kepada komunitas internasional, China meminta agar satu suara dalam menyikapi serangkaian serangan tersebut.
"Sekali lagi kami menyerukan kepada komunitas internasional, khususnya negara-negara besar, agar satu suara dalam menghadapi persoalan utama Palestina dan mendorong Palestina dan Israel melakukan pembicaraan damai sesegera mungkin," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian dalam pengarahan pers rutin di Beijing,.
Menurut dia, China terus memainkan peran konstruktif dalam mencari solusi dan mewujudkan perdamaian di Palestina dan Israel.
"China sangat prihatin dengan ketegangan yang terjadi secara terus menerus di Yerusalem, khususnya di Masjid Al Aqsa," tutur Zhao dilansir laman Antara, Sabtu (23/4/2022).
Ia mendesak semua pihak yang bertikai agar menahan diri dan menyelesaikan perselisihan dengan kepala dingin, melalui dialog dan negosiasi demi terpeliharanya perdamaian dan stabilitas di kawasan.
"Kami juga menyerukan kepada pihak-pihak terkait, terutama Israel, agar bisa menahan diri guna menghindari situasi tak terkendali," ucap Zhao.
Pasukan Israel memasuki kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur dan melukai sekitar 30 warga Palestina, termasuk tiga wartawan.
Serangan terkini yang terjadi pada Jumat pagi itu dibalas oleh warga Palestina dengan lemparan batu ke arah polisi Israel yang mengenakan perlengkapan anti huru-hara lengkap dan memasuki kompleks tempat suci umat Islam itu dengan menembakkan peluru karet dan granat kejut, demikian laporan Al Jazeera.
Baca Juga: Karantina Ketat di Shanghai: Warga Kekurangan Makanan, Obat-obatan hingga Fasilitas Buruk
Beberapa hari sebelumnya, Zhao juga mengecam tindakan pasukan militer Israel di Tepi Barat yang menewaskan lima warga sipil Palestina.
"China mengikuti perkembangan peristiwa tersebut dan sangat prihatin atas meningkatnya ketegangan antara Palestina dan Israel yang telah menyebabkan tewasnya korban sipil," kata Zhao, Jumat (15/4).
Berita Terkait
-
Gus Udin Ajak Muslim Qunut Nazilah Karena Masjid Al Aqsa Diserang Israel, Bagaimana Caranya?
-
Cerita Orang Yahudi Menyamar Sebagai Muslim di Al-Aqsa
-
Kapan Isra Miraj 2022? Ini Sejarah Peringatan Perjalanan Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjid al-Aqsa
-
Ekstremis Yahudi Menyamar Jadi Muslim untuk Masuki Kompleks Masjid Al-Aqsa
-
Al-Azhar Kutuk Pengadilan Israel yang Dukung Warga Yahudi Gelar Ritual Doa di Al-Aqsa
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Eks Dirut Pertamina Ungkap Keuntungan PT PIS Tembus Rp9 Triliun Saat Dipimpin Yoki Firnandi
-
Kepala Basarnas Ungkap Kemungkinan Tak Ada Korban Selamat Pesawat ATR: Kami Berharap Ada Mukjizat
-
Analisis BMKG: Pesawat ATR Jatuh di Maros saat Awan Cumulonimbus Selimuti Jalur Pendaratan
-
Menhub Beberkan Sulitnya Evakuasi Pesawat ATR di Maros: Medan 80 Derajat, Black Box Belum Ditemukan
-
Komisi II DPR Buka Peluang Masukkan Aturan Pilkada dalam Kodifikasi RUU Pemilu
-
KAI Daop 1 Jakarta Kembalikan Dana Penumpang hingga Rp1,2 Miliar Imbas Banjir Pekalongan
-
Kejar Tahapan Pemilu, Komisi II DPR Targetkan UU Pemilu Baru Tuntas Akhir 2026
-
Waspada! Kasus DBD di Jakarta Mulai Merayap Naik di Awal 2026
-
Temuan Komisi E DPRD DKI: Obat HIV di Jakbar Disimpan di Ruangan Apek, Pasien Keluhkan Bau Menyengat
-
Sentil Pemprov DKI Soal Tawuran, Komisi E DPRD Usul Sanksi Pidana bagi Orang Tua Pelaku