Suara.com - Kepala Korlantas Polri, Irjen Firman Shantyabudi melepas keberangkatan 26 bus yang memuat 1.041 pemudik melalui program ‘Mudik Gratis Polri 2022’ dari Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (26/4/2022).
“Program mudik gratis ini diadakan sebagai bakti Polri terhadap masyarakat,” kata Firman.
Ia menyebutkan, mereka menyediakan 400 unit kendaraan bus dalam program mudik gratis tahun ini dengan waktu keberangkatan Senin (25/4), Selasa (26/4), dan Jumat (29/4). Program mudik gratis Polri ini memfasilitasi masyarakat mudik ke sejumlah daerah di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Menurut dia, selain sebagai bentuk bakti polisi kepada masyarakat, program mudik gratis Polri ini untuk membantu masyarakat yang ingin mudik dengan minim biaya, sekaligus mencegah kepadatan arus lalu lintas.
Survei Kementerian Perhubungan memprediksi ada 85 juta orang melakukan mudik, 23 juta menggunakan mobil dan 17 juta menggunakan sepeda motor.
“Polri juga ingin berpartisipasi dalam kelancaran arus lalu-lintas. Maka mudik gratis Polri bisa digunakan masyarakat, dari pada bermacet-macet dengan kendaraan roda dua dan berbahaya,” ujar dia.
Selain menyediakan mudik gratis, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu-lintas berupa pemberlakuan sistem satu arah, ganjil-genap dan lawan arus di jalan raya guna mencegah terjadi kemacetan arus lalu lintas di puncak mudik yang diprediksi pada 28-30 April 2022.
Untuk mencegah kemacetan di jalan raya, polisi mengimbau masyarakat untuk menggunakan moda transportasi umum, di antaranya kereta api, pesawat, atau kapal, termasuk program mudik gratis yang diadakan kementerian/lembaga dan swasta.
“Semoga mudik gratis ini bisa dimanfaatkan masyarakat dan yang ikut mudik bisa selamat sampai di kampung halamannya,” kata dia. (Antara)
Baca Juga: BRI Hadirkan "Mudik Asik Bareng BRImo" untuk 100 Pengguna Aktif
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan