Suara.com - Permasalahan Grab dengan calon mitra yang difabel sebelumnya memang telah viral di media sosial.
Membenarkan kejadian yang dianggap tak manusiawi itu, pihak Grab sendiri telah melakukan tindak lanjut terhadap pegawai terkait.
Dalam pernyataan resmi dari pihak Grab yang diterima Suara.com, Jumat (29/4/2022) dinyatakan bahwa perwakilan Grab telah menemui Bapak Tonanda Putra Natadiningrat beserta keluarga pada tanggal 27 April 2022.
Grab menyatakan bahwa pihak mereka telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung yang didampingi penerjemah Bahasa Isyarat Indonesia.
"Dengan segala kerendahan hati, Grab Indonesia sangat mengapresiasi sambutan positif Bapak Tonanda yang telah berkenan menerima permintaan maaf kami," tulisan pernyataan resmi Grab.
Tonanda Putra Natadiningrat adalah ayah dari anak penyandang tuli yang mendapat diskriminasi dari pihak Grab.
Mencopot Karyawan Terkait dari Posisinya
Menindaklanjuti peristiwa diskriminatif oleh karyawan, Grab mencopot karyawan terkait dari posisinya.
"Menghentikan semua perannya di lini depan dan memindahtugaskan beliau ke pekerjaan administrasi," tulis pihak Grab.
Baca Juga: Unik! Pemudik Ini Pulang ke Kampung Bawa Tas Berisi Hewan Peliharaannya
Selain memindahkan dari posisi sebelumnya, karyawan terkait juga akan diberikan pelatihan tentang budaya disabilitas.
"Sebagai bagian dari proses pengembangan diri, karyawan tersebut diwajibkan untuk menggunakan sebagian jam kerjanya untuk membantu komunitas penyandang disabilitas yang bekerja sama dengan Grab dan akan dimulai pada tanggal 9 Mei 2022," pernyataan Grab.
Selain itu, pihak grab per tanggal 28 April 2022 juga mengganti petugas keamanan di lokasi Cakung dengan personil baru.
Personil ini akan menjalani pelayihan tentang budaya disabilitas.
Pada akun Instagramnya, Tonanda Putra Natadiningrat menyatakan bahwa setelah unggahan tentang cerita diskriminatif yang dialmi putranya viral, pihak Grab memang langsung bertindak.
Ia menyatakan bahwa pihak grab langsung menghubunginya danmeminta maaf secara langsung.
"Dalam hal ini, kami sekeluarga mengharai dan menerima permintaan maaf serta reaksi cepat dari pihak Grab Indonesia," tulis Tonanda Putra Natadiningrat di akun Instagramnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG