"Tetap jaga protokol kesehatan, tetap bersama kelompok di keluarganya, lalu kelihatannya ramai banget dan kapasitasnya tidak cukup, maka pindah dulu ke tempat lain jadi lebih enak. Rasanya satu minggu ini akan banyak tempat pariwisata yang akan disinggahi. Maka pengunjung, pengelola juga mesti mengelola dengan baik," kata Ganjar.
Menjelang petang, Ganjar beserta rombongan menyempatkan makan di Banyumili Resto and Caffe, Tawangmangu, Karanganyar. Setelah itu, rombongan kembali ke rumah Griya Sri Soeparni sebelum kembali menggelar halal bi halal bersama warga sekitar di Kebon Sri Soeparni.
Tepat pukul 18.30 WIB, Ganjar dan keluarga besar tiba di lokasi halal bi halal. Ganjar menjamu semua warga dan mengobrol bersama. Dalam kesempatan tersebut, Ganjar mengaku senang bisa bertemu teman masa kecil tahun ini setelah dua tahun tidak bisa mudik karena pandemi Covid-19.
"Suasana masa kecil teringat kembali dan ternyat teman-teman saya sama dengan saya, sama tuanya," canda Ganjar.
Setelah halal bi halal, Ganjar dan keluarga kembali ke Griya Sri Soeparni untuk istirahat. Keesokan harinya, Ganjar melanjutkan agenda libur lebaran ke Daerah Istime Yogyakarta (DIY).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor