"Tetap jaga protokol kesehatan, tetap bersama kelompok di keluarganya, lalu kelihatannya ramai banget dan kapasitasnya tidak cukup, maka pindah dulu ke tempat lain jadi lebih enak. Rasanya satu minggu ini akan banyak tempat pariwisata yang akan disinggahi. Maka pengunjung, pengelola juga mesti mengelola dengan baik," kata Ganjar.
Menjelang petang, Ganjar beserta rombongan menyempatkan makan di Banyumili Resto and Caffe, Tawangmangu, Karanganyar. Setelah itu, rombongan kembali ke rumah Griya Sri Soeparni sebelum kembali menggelar halal bi halal bersama warga sekitar di Kebon Sri Soeparni.
Tepat pukul 18.30 WIB, Ganjar dan keluarga besar tiba di lokasi halal bi halal. Ganjar menjamu semua warga dan mengobrol bersama. Dalam kesempatan tersebut, Ganjar mengaku senang bisa bertemu teman masa kecil tahun ini setelah dua tahun tidak bisa mudik karena pandemi Covid-19.
"Suasana masa kecil teringat kembali dan ternyat teman-teman saya sama dengan saya, sama tuanya," canda Ganjar.
Setelah halal bi halal, Ganjar dan keluarga kembali ke Griya Sri Soeparni untuk istirahat. Keesokan harinya, Ganjar melanjutkan agenda libur lebaran ke Daerah Istime Yogyakarta (DIY).
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan