Suara.com - Dua mobil mengalami kecelakaan, berlokasi di Jalan Raya Puncak-Gadog, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/5/2022) sekitar pukul 04.30 WIB.
Kecelakaan yang terjadi tepat di depan Wisma Kementerian Pertanian ini mengakibatkan kemacetan cukup panjang ke arah Gadog maupun Puncak.
Pada pukul 06.50 WIB, serpihan kaca mobil akibat kecelakaan masih berceceran di tempat kejadian.
Bekas tanda lingkaran menggunakan kapur juga terlihat di beberapa bagian aspal.
Salah satu mobil yang terlibat kecelakaan tengah diderek oleh kendaraan derek dari Satuan Lalu Lintas Polres Bogor.
Dari keterangan saksi di lokasi, kecelakaan itu terjadi ketika mobil dari arah Puncak mengambil jalur paling kanan dengan kecepatan yang cukup kencang.
Saat sedang melaju, mobil tersebut berpapasan dengan mobil lain yang datang dari arah Jakarta.
"Dia datang dari arah Puncak, sepertinya pengemudinya ngantuk yang dari atas, jadi nabrak mobil dari arah berlawanan," kata Herman, petugas keamanan yang berada dilansir laman Antara.
Herman belum tahu ada atau tidak korban akibat peristiwa tersebut.
Dia hanya memastikan saat ini dua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah dibawa pihak Kepolisian.
Baca Juga: Mobil Pick Up Angkut Santriwati Kecelakaan di Lewisadeng Bogor, Kejadian Setelah Pulang Ziarah
Kemacetan panjang masih terjadi di pasca kecelakaan. Diperkirakan kemacetan dari arah Jakarta menuju Puncak sepanjang lima kilometer begitupun sebaliknya.
Berita Terkait
-
Pergerakan Masih Wajar, Dishub Kulon Progo Prediksi Puncak Arus Balik di H+6 Lebaran
-
Jalur Arah Puncak Kembali Dibuka Mulai Jam 09.00 WIB Tadi
-
Jumat Pagi, Polisi Tutup Jalur Menuju Kawasan Puncak
-
5 Jalan Alternatif ke Puncak untuk Motor dan Mobil, Antisipasi Macet Libur Lebaran 2022
-
435 Ribu Orang Datang ke Bali Selama Libur Lebaran, Puncak Arus Balik Diprediksi 8 Mei 2022
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar