"Sementara konsep warna, awal mulanya kita berikan konsep badak bercula, batik Banten dan gradasi dengan paduan warna," ujar Dolly Abu Zein.
5.· Bangunan Unik dan Terdapat Rumput Hijau Ditengahnya
Karakteristik bangunan tersebut dibangun pada banguanan yang berada tepat di pintu masuk, selain itu ada rumput hijau yang berada ditengah lapangan. Sehingga rumput tersebut terlihat memukau.
6. Dibangun Mall dan Hotel
BIS dibangun dengan standar FIFA (Fédération Internationale de Football Association). Dan di sekitar BIS akan dibangun hotel dan mall.
Gubenur Banten mengatakan jika sudah ada klub sepak bola yang meminati stadion BIS untuk dijadikan markas yaitu RANS Cilegon FC, Dewa United dan Bhayangkara FC
Stadion yang terletak di Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara ini dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp. 4,08 triliun dibangun diatas lahan seluas 221.000 meter persegi. Dan berikut adalah gambaran kemegahan JIS.
1. Menampung 82.000 Penonton
Baca Juga: Pengamat Kritik Pedas PSI Gegara Ribut Soal Anies Baswedan Salat Id di JIS
JIS satu-satunya stadion yang memiliki sistem atap buka-tutup secara otomatis. JIS juga disebut sebagai stadion terbesar yang ada di Asia tenggara dengan rancangan pembangunan yang mengacu pada standar FIFA.
2. Memiliki Sky Viewing
Stadion JIS memiliki sky-viewing deck dengan ketinggian 70 meter. Teknologi ini juga diterapkan pada stadion-stadion ternama dunia seperti di Mercedes-Benz Stadium Atlanta, Amerika Serikat.
3. Ruang Ganti Mewah
Stadion ini juga menyediakan berbagai fasilitas, seperti dua fasilitas lapangan latihan, restoran, ruang VIP dan ruang ganti yang mewah.
4. Lahan Parkir yang Luas
Lan parker yang ada di stadion JIS mampu menampung 800 mobil dengan parker model VIP dan VVIP dan untuk para pemain bola ditambah sebanyak 100 bus.
5. Menggunakan Rumput Hybrid
Stadion JIS merupakan stadion pertama di Indoneisa yang menggunakan rumput hybrid turf untuk di lapangan.
Rumput ini merupakan campura 95 persen rumput alami zoysia matrella dan 5 persen rumput sintetis. JIS menggunakan tekhnologi berstandar Eropa dengan nama Lighthing Grass Growth untuk perawatan rumputnya.
6. Memanfaatkan panel Surya
Sebagai penghematan dan upaya berkelanjuatan, sebanyak 5,4 persen listrik yang ada di JIS akan memanfaatkan panel surya.
JIS juga akan dikelilingi oleh fasad yang memiliki selubung bangunan dan setengah dari stadion JIS akan memiliki sirkulasi udara dan cahaya matahari yang cukup untuk mengurangi pemakaian AC.
7. Moda Transpotasi Mudah Menuju JIS
Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan tiga moda transportasi untuk warga yang ingin menuju ke stadion JIS yaitu bus transjakarta, commuterline (KRL) dan Light trail transit (LRT).
Dishub akan membangun korodor 14 Transjakarta dari senen ke JIS dan akan ada pembanguanan stasiun KRL di JIS.
Jadi bagaimana menurut Anda, lebih megah mana, JIS atau BIS?
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Tag
Berita Terkait
-
Pengamat Kritik Pedas PSI Gegara Ribut Soal Anies Baswedan Salat Id di JIS
-
Bersaing dengan JIS, Wahidin Halim Resmikan Banten International Stadium, Kapasitas Penonton 30.038 Orang
-
Banten International Stadium Resmi Beroperasi
-
Bukan di JIS atau Istora Senayan, Said Iqbal Pastikan Gelar Perayaan Hari Buruh di GBK
-
Masih Pandemi Covid-19, Prof Wiku Soroti Rencana Pemprov Banten Resmikan Banten International Stadium
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi