2. Wukaf di Arafah
Wukuf adalah berhenti atau berdiam diri, sedangkan Arafah adalah nama sebuah gunung yang ada di Mekah. Jadi Wukuf di Arafah artinya berdiam diri di padang Arafah.
Waktu pelaksanaan wukuf yakni dimulai dari waktu dzuhur sekitar pukul 12 tanggal 9 sampai subuh tanggal 10 Dzulhijah. Selama pelaksanaan wukuf jamaah tidak diwajibkan untuk suci dari hadas besar maupun kecil. Maka dari itu bagi perempuan yang sedang haid atau nifas tetap boleh melakukan wukuf.
3. Tawaf Ifadah
Tawaf Ifadah adalah proses mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dengan posisi Ka'bah disebelah kiri yang dimulai dari Hajar Aswat dan berakhir di Hajar Aswat lagi. Tawaf Ifadah dilakukan setelah melempar jumrah aqabah pada tanggal 10 Dzulhijah. Berikut ini adalah syarat tawaf:
• Suci dari hadas baik kecil maupun besar.
• Menutup aurat.
• Suci dari najis pada badan maupun pakaian.
• Dimulai dari tempat yang sejajar dengan posisi Hajar Aswad.
Baca Juga: Bacaan Doa Turun Hujan dan Artinya, Waktu Mustajab Dikabulkannya Segala Doa
• Posisi Ka'bah harus berada di sebelah kiri.
• Berkeliling sebanyak tujuh putaran.
• Dilakukan di dalam Masjidil Haram tetapi di luar bagian Ka'bah, tepatnya di luar Hijir Ismail.
Selain itu ada beberapa amalan atau perbuatan yang disunnahkan saat kita bertawaf, di antaranya adalah sebagai berikut.
a. Tawaf dengan berjalan kaki
b. Memendekkan langkah kaki
c. Berjalan cepat
d. Beristilam di Hajar Aswad saat awal tawaf dengan menggunakan tangan kanan sambil mengucapkan takbir "Allahu Akbar"
e. Mencium Hajar Aswad dan meletakkan dahi di atasnya
f. Beristilam di rukun Yamani
g. Berittibak (Meletakkan pertengahan kain selendang atau kain ihram di bawah ketiak kanan dan kedua ujungnya di atas kiri dengan menjadikan bahu kanan terbuka bagi jamaah pria)
h. Sholat sunnah sebanyak dua rakaat setelah tawaf di belakang Maqam Nabi Ibrahim
i. Bertawaf berdekatan dengan Ka'bah (agar memudahkan istilam)
4. Sai
Sai merupakan kegiatan berjalan atau berlari kecil dimulai dari bukit Shafa ke bukif Marwah yang dilakukan sebanyak tujuh kali setelah tawaf ifadah. Adapun syarat melakukan Sai antara lain adalah sebagai berikut:
• Telah melakukan tawaf ifadah.
• Dilakukan di tempat sai sebanyak tujuh kali
• Awal melakukan sai dimulai dari bukit Shafa dan berakhir di bukit Marwah
• Tertib
5. Tahallul (Mencukur)
Tahallul merupakan kegiatan mencukur atau menggunting rambut kepala setelah melaksanakan sai. Bagi laki-laki disunnahkan untuk mencukur habis rambut dikepalanya, sedangkan bagi perempuan cukup menggunting ujung rambut sepanjang jari tangan. Tahallul haji terdiri dari dua macam, yaitu:
a. Tahallul awal merupakan keadaan seseorang melakukan dua di antara tiga kegiatan berikut ini:
- Melontar jumroh Aqabah selanjutnya memotong rambut
- Melontar jumroh Aqabah serta tawaf ifadah
- Tawaf ifadah, sai, dan bercukur (tahalull)
b. Tahallul thani atau qubro adalah keadaan ketika jamaah melakukan tiga kegiatan haji, yaitu:
- Melontar jumroh Aqabah
- Bercukur dan tawaf ifadah
- Sai
6. Tertib
Tertib artinya mengerjakan kegiatan haji sesuai dengan urutan, tidak boleh acak dan sampai ada yang tertinggal.
Wajib Haji
Wajib haji adalah rangkain kegiatan yang harus dilakukan oleh seorang jemaah haji. Jika ada yang tertinggal bahkan sampai tidak melakukannya maka ibadah haji yang dikerjakam tidak sah. Bahkan jika sengaja meninggalkan tanpa udzur syar'i akan berdosa. Berikut ini beberapa wajib haji, diantarannya yaitu:
1. Ikhram, berniah ketika hendak berhaji dari miqat
2. Mabit di Mudzdalifah
3. Mabit di Mina
4. Melontar jumrah (batu kecil) Ula, Wustha, dan Aqabah
5. Tawaf wada bagi yang akan meninggalkan Mekah
Macam-Macam Haji
Haji setidaknya dibagi menjadi tiga macam yakni yakni haji tammattu, haji ifrad, dan haji qiran. Adapun pengertian haji tammattu adalah mengerjakan umrah dahulu baru haji. Jika haji ifrad jamaah mengerjakan haji terlebih dahulu baru umrah serta diselingi tahallul. Sedangkan haji qiran, jemaah mengerjakan haji dan umrah bersama-sama tanpa harus diselingi tahallul.
Itulah tadi ulasan mengenai rukun dan wajib haji yang penting untuk kita ketahui. Semoga Allah SWT memberikan kita kesempatan untuk menunaikan haji.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Bacaan Doa Turun Hujan dan Artinya, Waktu Mustajab Dikabulkannya Segala Doa
-
10 Bacaan Doa Sehari Hari yang Bisa Diamalkan: Memohon Ilmu Bermanfaat hingga Setelah Baca Al-Quran
-
Doa Taubat Zina, Bacaan untuk Pengakuan Dosa dan Khilaf
-
Bacaan Doa Qunut Pendek dan artinya, serta Keutamaan bagi Umat Islam
-
4 Bacaan Doa Taubat Beserta Artinya Sesuai Ajaran Rasulullah SAW
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional