Suara.com - Atlet bulutangkis Indonesia, Yeremia Rambitan diduga melakukan pelecehan seksual ke volunteer SEA Game. Aksinya terekam pada sebuah video yang tersebar luas di media sosial.
Pada video yang diunggah kembali oleh akun Instagram @antivictimblaming, terlihat Yeremia Rambitan tengah bersama orang lainnya di area SEA Game.
Namun dalam video tersebut, ia terdengar mengucapkan kata-kata melecehkan yang diduga dilayangkan pada volunteer.
"I like you, I love you, I want to F*ck you," ujar Yeremia yang disambut tawa orang di sekitarnya.
Ucapan Yeremia itu dilakukan dalam sebuah bus di mana ia lontarkan saat melakukan live di Tiktok.
Ungkapan Yeremia Dianggap Sebagai Pelecehan Verbal
Pada unggahan tersebut dijelaskan bahwa Yeremia melakukan pelecehan verbal atau Cat Calling. Menurut pengunggah video, Yeremia diduga menggoda relawan SEA Game.
"Saya yang menonton rekaman itu sunggguh terkaget-kaget," tulisan dalam unggahan.
Sayangnya dengan perilaku Yeremia yang dianggap melakukan cat calling, tak sedikit dukungan yang masih mengalir padanya.
Baca Juga: Bumil Dibiarkan Berdiri di KRL, Netizen Berdebat: Lah, Pada Biasa Aja
Banyak pendukungnya di media sosial menganggap lumrah aksi Yeremia sebagai sebuah candaan.
Cat calling sendiri memang sebuah pelecehan verbal atau ujaran seksis dan melecehkan yang sering kali dianggap lelucon.
"Wahai para netizen yang budiman, bercandaan Yeremia ini masuk dalam pelecehan seksual," tambah pengunggah video.
Aksi Yeremia dianggap tak pantas, pasalnya ia menjadi salah satu figur atlet muda. Videonya yang beredar diberbagai media sosial bahkan mendapat kecaman berat dari warganet.
"Enggak cuma energi dan otak yang dibutuhkan namun attitude pondasi utama," komentar warganet.
"Ambil lagi aja tuh penghargaan," imbuh warganet lain.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok