"Kami berpandangan bahwa Pasifik yang bersatu adalah Pasifik yang lebih kuat. Forum Negara-negara Pasifik adalah tempat bagi keluarga Pasifik dengan segala kekuatan dan keragamannya, berkumpul untuk menyatakan suara yang bersatu," katanya Menteri Conroy.
"Dalam semangat itu, kami telah mendukung Fiji sebagai ketua forumdalam memimpin pembicaraan dengan para pemimpin mikronesia dan anggota lainnya, dengan tujuan menjaga keluarga kita tetap bersama," jelasnya.
Ingin mempertahankan persatuan
Sumber ABC menyebutkan negara-negara mikronesia tetap akan mendorong reformasi substantif organisasi PIF, termasuk proses pemilihan Sekjen.
Namun, di sisi lain mereka ingin mempertahankan persatuan Pasifikjika memungkinkan, mengingat persaingan geopolitik yang semakin intensif di kawasan itu.
Tidak jelas apakah para pemimpin akan terus mendesak pengunduran diri Puna sebagai bagian dari kesepakatan apa pun.
Sumber ABC sebelumnya mengatakan bahwa Puna akan ditawari posisi alternatif bila dia mengundurkan diri sebagai Sekjen PIF.
Menteri Conroy tidak mau berspekulasi tentang hal ini, namun dia mengatakan Australia "terbuka untuk mendukung konsensus di antara semua anggota forum".
Menurut Dr George Carte,pakar geopolitik Pasifik dari Universitas Nasional Australia (ANU), para pemimpin Pasifik perlu bertemu dan membahas masa depan PIF.
Dia juga mengatakan kunjungan Menlu Australia Penny Wong ke PIF bulan lalu mengirimkan pesan tentang komitmen Australia pada organisasi regional itu.
Baca Juga: Viral Kolam Renang Diisi Air Mineral Fiji Bikin Menjerit: Itu Air Termahal di Dunia!
"Hal itu menegaskan kembali bahwa Australia menghormati dan ingin memberi ruang bagi regionalisme itu," kata Dr Carter.
Persaingan intensif di Pasifik
Persaingan semakin intensif untuk berebut pengaruh di kawasan Pasifik setelah tur maraton delapan negara oleh Menlu China Wang Yi.
Namun China gagal mencapai perjanjian regional dengan 10 negara Pasifik dalam kunjungan Menlu Wang, meski berhasil mendapatkan beberapa perjanjian bilateral.
Pakar Pasifik dari Griffith Asia InstituteTess Newton Cainmengatakan perselisihan soal kepemimpinan PIF merupakan tantangan tersendiri.
"Ini akan menjadi sukses bagi ketua PIF, Perdana Menteri Bainimarama, jika bisa tercapai kesepakatan, sehingga permasalahan ini selesai sebelum pertemuan lengkap para pemimpin PIF," katanya.
"Saya berharap peristiwa beberapa waktu lalu, terutamaefek dari upaya China mendapatkan kesepakatan multilateral,akan menjadi bahan pemikiran dan pertimbangan," ujarnya.
Sementara itu, menanggapi reaksi Australia atas kunjungannya ke Pasifik, Menlu China Wang Yi menyatakan pihaknya tidak tertarik untuk memperluas pengaruhnya di kawasan itu.
"China menghormati semua hubungan yang dibangun negara-negara kepulauan itu dengan negara lain. Kamimenghormati hubungan tradisional mereka dengan Australia dan Selandia Baru," katanya.
Menlu Wang juga menyatakan China dapat memperdalam kerjasama dengan Australia dan Selandia Baru di seluruh Pasifik, dengan "memanfaatkan kekuatan kita masing-masing dan membentuk sinergi yang lebih besar".
"China akan terus bersikap terbuka dan melakukan lebih banyak kerjasama trilateral atau segiempat dengan Australia dan Selandia Baru di kawasan Pasifik Selatan, sesuai keinginan negara-negara Kepulauan Pasifik," katanya.
Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari artikel ABC News.
Berita Terkait
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Timnas Italia Ingin Bajak Didier Deschamps, Kylian Mbappe Pasang Badan Halangi
-
Bosnia Kejutkan Kanada di Laga Pembuka Piala Dunia 2026, Gol Lukic Bungkam Tuan Rumah
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Duo Korsel Memimpin
-
Kiper Nigeria Bikin Kaum Hawa Terpesona! Ini Dia Pemain Paling Tampan di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah