Suara.com - Video tren TikTok menantang maut hadang truk yang dilakukan oleh para remaja kian bermunculan. Adapun video-video tren TikTok berbahaya tersebut membuat para remaja pengguna TikTok nekat mengadangi truk yang sedang melaju di jalan.
Aksi itu dilakukan anak-anak muda demi konten viral dan ketenaran sesaat. Bahkan, tren yang membuat masyarakat geleng-geleng kepala tersebut akhirnya merenggut korban jiwa.
Seorang pemuda di Tangerang menjemput maut lantaran mencoba tren TikTok yang meresahkan tersebut. Kejadian remaja tewas karena menghadang truk sendiri bukan kali pertama terjadi.
Lantas, bagaimana dengan nasib para pemuda lainnya yang nekat ikut-ikutan tren TikTok hadang truk? Simak deretan aksi pemuda tantang malaikat maut cegat truk yang sempat viral berikut.
1. Aksi Viral Gerombolan Remaja Adang Truk Bikin Naik Darah
Beredar sebuah video viral yang menampilkan gerombolan remaja adang truk yang sedang melaju di jalan raya. Aksi nekat para bocah tersebut disebarluaskan oleh akun @memomedsos pada Selasa (31/05/22).
Dalam video tersebut, tampak sekelompok remaja belia yang sedang nongkrong di sebuah taman pinggiran jalan.
Tak ada angin tak ada hujan, beberapa dari mereka tiba-tiba berlari ke tengah jalan selagi ada truk yang sedang melintas.
Beruntungnya, truk berwarna hijau kebiruan tersebut melaju dengan kecepatan rendah sehingga gerombolan bocah berani mati tersebut tak tertabrak.
Sontak, video tersebut ditonton oleh ribuan pasang mata dan picu amarah warganet yang naik darah usai tonton aksi nekat bocah-bocah itu.
Baca Juga: Sindir Wenny Ariani, Farida Nurhan: Anak itu Tidak Minta Dilahirkan
"Nanti kalau pada kelindes yang susah dan kasian itu supirnya. Orang tuanya nangis-nangis. Ada pula yang nuntut supir akibat ulah anaknya," terang warganet.
2. Terlindas truk gegara ikuti tren hingga jadi kasus hukum
Tren TikTok mematikan tersebut juga pernah merenggut nyawa seorang remaja. Demi konten, seorang remaja di Bekasi terlindas truk hingga tewas akibat ikut-ikutan tren 'Malaikat Maut' tersebut.
Naasnya, sopir truk tersebut harus menghadapi kasus hukum hingga tingkat penyidikan usai salah satu remaja FA (13) yang mencoba tren maut tersebut terlindas.
"Tapi kalau dari status hukumnya kita udah bisa tingkatkan ke penyidikan. Artinya pengemudi ini dari hasil gelar perkara memang cukup bukti melakukan pelanggaran," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Metro Bekasi Kompol Argo Wiyonokepada wartawan, Sabtu (17/7/2021).
Sopir truk tersebut berpotensi terkena Pasal 311 dan Pasal 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan gegara FA dan kawan-kawannya buat konten adang truk pada Minggu (10/7/2021) silam.
3. Remaja di Bandung luka parah usai buat konten 'Malaikat Maut'
Meski telah diingatkan oleh warga sekitar, sejumlah remaja di Bandung adang truk demi ikutan konten 'Malaikat Maut.' Bahkan, salah seorang remaja yang tergabung dalam gerombolan tersebut terluka parah usai tertabrak truk.
Tag
Berita Terkait
-
Sindir Wenny Ariani, Farida Nurhan: Anak itu Tidak Minta Dilahirkan
-
Kocak Waria Naik Sepeda Dikejar Anjing 'Baju Merah Jangan Sampai Lolos'
-
Viral Emak-emak Masuk ke Rumah Warga Tanpa Izin, Ngaku Malaikat
-
Seram! Pencopet Bawa Pisau Terciduk Beraksi di Transjakarta, Satu Penumpang Menjerit Gegara Tertusuk
-
Terekam CCTV, Tetangga Lakukan Hal ini pada Jemuran saat Penghuni Rumah Pergi, Buat Syok dan Terharu
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni