Suara.com - Seorang pengendara ojek dianiaya orang tidak dikenal di sekitar tanjakan kampung Kibogolome, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Pihak kepolisian menyebut kondisi pengendara ojek itu dalam kondisi kritis.
Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (9/6/2022) sekitar pukul 13.25 WIT. Kapolres Puncak AKBP Nyoman Punia membenarkan adanya penganiayaan tersebut.
"Memang benar ada penganiayaan terhadap Adi (40 th) yang berprofesi sebagai tukang ojek," kata Nyoman saat dihubungi Antara, Kamis.
Nyoman juga mengungkapkan kalau pelaku penganiayaan masih belum diketahui. Pihak kepolisian setempat masih melakukan pencarian terhadap pelaku tersebut.
Terkait dengan korban, ia menyebut yang bersangkutan sudah mendapatkan penanganan medis.
"Saat ini korban masih ditangani paramedis Puskesmas Ilaga."
Kejadian serupa sempat terjadi di Kampung Kibogolome pada 24 April 2022. Saat itu sempat terjadi penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata terhadap pengendara ojek berinisial SS hingga meninggal dunia. [Antara]
Berita Terkait
-
Pasca Penyerangan Anggota Ormas ke Mahasiswa Asal Papua, Gubernur Sulsel: Aparat Sudah Diturunkan
-
Ratusan Tukang Ojek di Kepulauan Yapen Unjuk Rasa Minta Kenaikan Tarif
-
Viral Bapak Tukang Ojek Rela Dibayar Berapa Saja, Cari Perhatian Penumpang lewat Harmonika
-
Jalan Pulang Dari Sekolah, Siswi SD Dicegat Kemudian Diperkosa Dalam Semak-semak oleh Tukang Ojek
-
Tukang Ojek Dipeluk Erat Bule Perempuan : Warganet Jadi Ingin Ngojek di Bali
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
DPR: Daerah Sudah Tak Mampu Gaji PPPK, Guru Harus Diangkat Jadi PNS
-
Kisah Warga di Jabar Rela Patungan untuk Bayar Penjaga Perlintasan Rel Liar
-
Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes
-
Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil
-
Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!
-
Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik
-
Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin
-
23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia
-
Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa
-
Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar