Suara.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka banjir pujian setelah mengenalkan produk UMKM lokal di Le BHV Marais, Paris, Prancis. Aksinya itu langsung membuat namanya menjadi trending topic di Twitter.
Gibran diketahui sedikitnya memboyong 1.200 produk UMKM Solo ke acara bertema “Java in Paris” tersebut. Sontak, nama Gibran menjadi perbincangan dan masuk dalam jajaran trending topic hingga Kamis (9/6/2022) sore.
Sejumlah warganet pun turut memuji dan mengpresiasi putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu di Twitter. Mereka menilai Gibran bertindak nyata untuk memperkenalkan UMKM daerah ke khalayak dunia.
“Acaranya keren banget loh Mas Gibran, sukses ya buat UMKM Solo,” komentar warganet.
Warganet lain memuji inovasi sang Wali Kota untuk mengangkat UMKM lokal naik kelas. Menurut warganet, sosok Gibran berjiwa kreatif dan selalu mengutamakan kepentingan jangka panjang warga Solo.
“Kalau yang gini bener-bener keren. Berbahagialah warga Solo yang punya Wali Kota muda kreatif, inovatif dan selalu mengedepankan kepentingan jangka panjang warganya,” puji warganet.
Sejumlah warganet bahkan ada yang sampai mendoakan Gibran agar segera menjadi Gubernur Jawa Tengah.
“Anak pakde memang keren. Salam. Mas Wali Kota Gibran pindahlah secepatnya ke Semarang,” dukung warganet.
“Mantap mas. Calon pemimpin masa depan,” tambah yang lain.
Baca Juga: Razman Nasution Beberkan Perlakukan Buruk Hotman Paris kepada Meriam Bellina
"Gibran sudah oke bahasa Inggrisnya dan tanpa teks. Cocok ya jadi presiden atau Gubernur DKI," komentar warganet.
"Diam-diam mas Gibran sudah promosi budaya sampai Paris aja. Gile ini, habis Pak Ganjar naik jadi gubernur ya mas. Lalu habis itu naik jadi presiden," tambah yang lain.
Sebagai informasi, acara itu bertema“Java in Paris”, yang fokus mengenalkan budaya Jawa, khususnya Solo ke khalayak dunia di Paris.
Dalam kesempatan itu, Gibran turut berpidato di hadapan warga Paris. Ia menyebut acara itu menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Batik Solo di Paris, yang merupakan pusat fesyen dunia.
Kakak Kaesang Pangarep ini juga menjelaskan ia telah membawa produk terbaik Solo ke Paris. Bahkan, Gibran juga sempat mengatarkan pihak BHV Marais ke pabrik dan pengrajin batik solo, agar bisa mengetahui filosofi pembuatan motif batik.
“Semua kita bawa, produk-produk terbaik kita. Saya sempat mengantarkan langsung BHV Marais ke pabrik dan pengrajin batik di Solo. Hal ini supaya mereka tahu bagaimana proses, sejarah hingga filosofi dari motif yang ada,” jelas Gibran.
Tag
Berita Terkait
-
Razman Nasution Beberkan Perlakukan Buruk Hotman Paris kepada Meriam Bellina
-
Pidato Gibran di Hadapan Warga Paris Pakai Bahasa Inggris Jadi Sorotan
-
Bikin Bangga, Ratusan UMKM Indonesia Tampil di Departemen Store Terbesar di Paris
-
Kenalkan UMKM Solo, Pidato Gibran di Depan Ratusan Orang Paris Jadi Trending Topic, Warganet: Enggak Bawa Teks
-
Pamer Badan Lebih Ramping hasil Jerih Payahnya Lakukan Diet, Clarissa Putri Banjir Pujian
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan