Suara.com - Perampok diduga bersenjata api yang beraksi di Indomaret, Jalan Otista, Jatinegara, Jakarta Timur disebut memanfaatkan situasi sepi karena sejumlah warga yang sedang melaksanakan ibadah salat Jumat.
Dilaporkan peristiwa perampokan terjadi pada Jumat (3/6/2022) sekitar pukul 13.12 WIB. Bertepatan dengan waktu salat Jumat.
Alam (55) warga setempat, yang datang ke lokasi kejadian setelah peristiwa tersebut, menduga para pelaku memanfaatkan situasi di sekitar minimarket yang sepi.
"Orang kan kalau habis salat Jumat makan dulu, tidur dulu. Indomaret ini biasanya ramai. Kayaknya dia sudah tahu, mantau-mantau," kata Alam kepada wartawan di lokasi, Jumat (10/6/2022).
Sementara itu, Erwin, juru parkir minimarket mengaku sedang tidak bertugas saat kejadian tersebut.
"Saya lagi enggak jaga, kebetulan kan Jumat juga," kata Erwin.
Di samping itu berdasarkan rekaman kamera CCTV yang viral di media sosial, saat kejadian perampokan, situasi di minimarket terlihat sepi, tidak ada pembeli, hanya dua karyawan yang sedang bertugas.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Ahsanul Muqaffi saat dihubungi Suara.com mengatakan kasus tersebut dalam proses penyelidikan.
"Sedang penyelidikan, mohon doanya," kata Ahsanul.
Guyur Karyawan Pakai Bensin
Perampok bersenpi itu juga disebut menyiramkan bensin ke karyawan toko, sebelum menggasak uang di laci kasir.
Hal itu diungkapkan Alam (55), warga setempat yang mendatangi lokasi, setelah kejadian tersebut.
"Kepala tokonya yang ngomong, dia lagi rapihin arang langsung disiram bensin," kata Alam, warga setempat saat ditemui Suara.com di sekitar lokasi, Jumat.
Adanya bahan bakar minyak yang disiramkan juga dibuktikan dengan bau bensin di dalam minimarket.
"Emang pas saya masuk ke dalam ada bau bensin di sana," kata Alam.
Berita Terkait
-
Gasak Uang di Laci Kasir, Perampok Bersenjata Api di Minimarket Otista Sempat Siram Bensin ke Karyawan
-
Viral Pura-pura Bayar di Meja Kasir, Polisi Usut Kasus Perampok Bersenpi di Indomaret Otista
-
Diduga Bawa Senjata Api, Aksi Perampok di Minimarket Kawasan Otista Terekam Kamera CCTV
-
Kantor Pos di Bandung Barat Dibobol, Uang Puluhan Juta untuk Pembayaran Pensiunan Digondol Maling
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya