Suara.com - Pengemudi Mercedes-Benz berinisial RD tewas dalam kecelakaan lalu lintas usai terserang penyakit jantung saat berkendara. Peristiwa ini terjadi di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/6/2022) pagi tadi.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jamal menyebut RD hilangan kendali saat berkendara hingga menabrak pengemudi sepeda motor berinisial NA.
"RD mengalami luka dada sesak dan selanjutnya meninggal dunia dibawa ke RS AL Mintoharjo Jakarta Pusat," kata Jamal kepada wartawan, Jumat (17/6/2022).
Berdasar hasil pemeriksaan, kata Jamal, RD diduga tewas akibat serangan jantung.
"Meninggal dunia yang diduga terkena serangan jantung," katanya.
Sementara NA, hanya mengalami luka ringan. Kekinian yang bersangkutan tengah menjalani perawatan di RS AL Mintoharjo.
"Pengemudi sepeda motor hanya luka ringan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Histeris Anaknya Dilindas hingga Masuk Kolong Honda Jazz, Ayah Korban Ngamuk Pukul Kaca Mobil Pelaku: Anak Gua!
-
Kecelakaan Maut di Pancoran Tewaskan Bocah 5 Tahun, Polisi Lakukan Gelar Perkara Sore Ini
-
Fakta Tragedi Paiton, Kecelakaan Bus Maut Tahun 2003 Tewaskan 54 Orang
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Jalan Berlubang Penyebab Kecelakaan, Ketimbang Imbauan Sendal Jepit
-
Kasus Bocah Tewas Dilindas, Cerita Sopir Honda Jazz Maut Ketakutan Dikepung Warga usai Tabrak Ayah-Anak di Pancoran
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung