Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri acara kumpul alumni pelatihan Prakerja di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/6/2022). Dalam kesempatan itu, ada seorang alumni pelatihan Prakerja yang pernah menjadi honorer di Puskesmas tanpa mendapatkan upah.
Hal tersebut diungkapkan oleh Pudencia, perempuan asal Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebelum mengikuti mengikuti pelatihan program Prakerja, ia hanyalah seorang honorer.
"Saya mengikuti pelatihan prakerja waktu masih honorer di puskesmas, kami di NTT kalau honorer tidak digaji," kata Pudencia.
Setelah itu, Pudencia bercerita kalau ia mengetahui adanya program pelatihan Prakerja melalui internet. Dari gelombang pertama mencoba, Pudencia berhasil lolos pada gelombang ke-13.
Jokowi lantas memastikan kalau biaya pelatihan yang didapatkan oleh Pudencia sesuai dengan yang dijanjikan sejak awal. Pudencia mengaku mengikuti pelatihan di platform Karirmu dan Sekolahmu.
Setelah mengikuti pelatihan tersebut, Pudencia mengungkapkan kalau dirinya mendapatkan kerja di Bandara Tardamu, Sabu Raijua, NTT.
"Waktu itu saya mengikuti pelatihan dan saya kebetulan ada loker saya ikut dan ditelfon katanya kamu mau tidak kerja di pelosok saya kan dari Ende kalau ke Sabu itu harus pakai pesawat," ungkapnya.
Mendapatkan manfaat dari pelatihan program Prakerja, Pudencia kemudian mengusulkan kalau program tersebut tetap dilanjutkan meskipun Jokowi tidak akan menjadi presiden lagi.
"Usulnya maunya Prakerja jangan sampai di sini maunya biar meskipun bapak tidak jadi presiden lagi, lanjutkan terus sampai seumur hidup."
Baca Juga: Siap Bantu, Petugas Ingatkan Jemaah Calon Haji Tak Segan Bertanya Saat Tersesat di Masjidil Haram
Berita Terkait
-
Gadis Asal NTT Ini Sebut Kata Lanjutkan di Panggung Alumni Prakerja, Jokowi: Ramai Ini, Hati-hati
-
Cek Harga Bahan Pokok, Presiden Jokowi Kunjungi Pasar Tradisional di Serang
-
6 Kontroversi Roy Suryo, Mulai dari Stupa Mirip Jokowi Sampai Tak Hafal Indonesia Raya
-
Roy Suryo Pasrah Dipolisikan Meski Sudah Minta Maaf Soal Foto Borobudur Berwajah Jokowi
-
Cerita Bobby Nasution Tidur di Bangsal Sekolah PDIP: Seru yang Pasti
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko