Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bertakziah ke rumah dinas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, hari ini.
Momentum takziah kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atas berpulangnya sang putra sulung, Emmeril Kahn Mumtadz, memasuki hari terakhir pada hari ini.
Dalam takziahnya, Sandiaga Uno mengatakan bahwa kepergian Eril adalah sebuah bentuk pelajaran tentang kesolehan seorang anak kepada orang tuanya dan menjadi inspirasi bagi anak-anak muda Indonesia.
"Ananda Eril ini mengajarkan suatu cerita yang luar biasa tentang kesolehan seorang anak, yang baru terungkap cerita setelah ananda Eril telah tiada, tadi diceritakan oleh Pak Gubernur, bagaimana amalan-amalan ananda Eril sebagai anak muda yang menjadi suatu inspirasi bagi kita semua," kata Sandiaga.
Sandiaga juga menuturkan mengenai amalan-amalan besar yang selama hidup Eril lakukan. Menurutnya ada tiga kebaikan.
Pertama, Eril adalah anak ahli meminta maaf kepada semua orang, bahkan kepada orang yang tidak dikenal.
Kedua, ahli sedekah yang tidak selalu memandang latar belakang seseorang. Terakhir, almarhum selalu mengajak orang-orang khususnya anak muda untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.
Kepergian anak sulung Ridwan Kamil menjadi sorotan publik, bukan hanya di Indonesia namun juga hingga seluruh dunia ikut berempati.
Proses dari mulai hilang, pencarian, hingga pemakamannya merupakan pelajaran penting mengenai adab dan akhlak.
Baca Juga: Unggah Foto-Foto Masa Kecil Bareng Eril, Pesan Haru Zara Bikin Terenyuh: Kita Tak Terpisahkan
"Mungkin jutaan mata yang mengikuti prosesi dari hilangnya ananda Eril sampai pada penguburan. Ini betul-betul bukan hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia mengikuti proses ini dan memberikan begitu banyak pelajaran bagi kita semua, tentang kecintaan, tentang bagaimana kita bersyukur selalu memohon maaf dan bersedekah," katanya.
Sandiaga juga turut mendoakan yang terbaik dan berbela sungkawa kepada Ridwan Kamil dan keluarga. [Antara]
Berita Terkait
-
Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB
-
Asyik Joget di Kelab Malam, Lisa Mariana Teriakkan Nama Aura Kasih dan Ridwan Kamil
-
Klarifikasi Ayu Aulia soal Rahim Diangkat, Bukan Cuma Karena Faktor Dihamili Bupati R
-
Ayu Aulia Ngaku Cuma Halu Dihamili Pejabat: Kan Keren Kalau Hamil sama Bupati
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
Terkini
-
Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai
-
Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7
-
Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT
-
Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar
-
Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT
-
Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa