Suara.com - Pengumuman hasil Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau UTBK-SBMPTN 2022 telah dirilis secara resmi oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) pada Kamis (23/6/2022) mulai pukul 15.00 WIB. Selanjutnya, bagi peserta yang lolos maupun tidak dapat download atau mencetak sertifikat SMBPTN. Lantas apa manfaat cetak sertifikat SBMPTN?
Jangan lewatkan tahap ini jika anda tidak lolos SBMPTN. Sebab ada manfaat cetak sertifikat SBMPTN bagi anda yang masih ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah.
Masa unduh sertifikat SBMPTN yaitu dua hari setelah pengumuman hasil UTBK, tepatnya akan berlangsung mulai 25 Juni 2022 sampai dengan 31 Juli 2022. Peserta dapat mengunduh sertifikat pada bagian bawah kolom pengumuman hasil UTBK-SBMPTN 2022.
Manfaat Cetak Sertifikat SBMPTN
Adapun manfaat cetak sertifikat SBMPTN bagi peserta yang dinyatakan lolos UTBK 2022 yaitu untuk mengetahui jumlah skor yang mereka dapatkan. Selain itu, sertifikat ini juga menjadi salah satu syarat utama untuk melakukan proses daftar ulang yang diselenggaran oleh masing-masing universitas yang mereka pilih.
Sementara, bagi pesefta yang tidak lolos manfaat cetak sertifikat SBMPTN yaitu sebagai syarat peserta untuk mendaftarkan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS) melalui jalur mandiri. Namun, hal ini hanya berlaku di beberapa universitas yang mensyaratkan nilai UTBK sebagai syarat masuk melalui jalur mandiri.
Di beberapa universitas tertentu, peserta yang masuk melalui jalur mandirir dengan menggunakan sertifikat SBMPTN, maka ia tidak perlu mengikuti prosedur tes lagi.
Sebanyak 192.810 peserta dinyatakan lolos dalam UTBK-SBMPTN 2022. Jumlah tersebut diseleksi dari total peserta SBMPTN 2022 yang mencapai hingga 800.852 orang. Pada tahun ini jumlah peserta lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Jika pada SBMPTN 2022, jumlah peserta mencapai 777.858 orang atau naik sebanyak 22.994 orang dibandingkan peserta tahun ini. Adapun dari total siswa yang dinyatakan lolos SBMPTN 2022 yakni sebanyak 192.810 orang berasal dari kelompok ujian Saintek dan juga Soshum.
Baca Juga: Buka Hasil SBMPTN Bareng, Anak dan Ayah Menangis Haru
Jumlah peserta yang mengikuti ujian Saintek dan diterima yakni sebanyak 88.703 orang atau 24,65 persen dari total peserta yang mengikuti yakni 359.791 orang. Sedangkan peserta dari kelompok ujian Soshum yang lolos SBMPTN 2022 sebanyak 86.801 orang atau 23,29 persen dari total peserta yaitu 372.714 orang.
Dari sebanyak 800.852 peserta yang mendaftarkan diri, sebanyak 745.142 orang yang dinyatakan memenuhi syarat dan hadir untuk mengikuti ujian, yang terdiri dari 518.187 orang peserta reguler dan sebanyak 226.955 orang peserta Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Cara Cetak Sertifikat UTBK-SBMPTN 2022
Berikut ini cara cetak sertifikat SBMPTN 2022:
• Kunjungi laman resmi pengumuman UTBK-SBMPTN 2022 di pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id
• Masukkan nomor peserta
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!