Suara.com - Terlihat akrab, pertemuan Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson menuai perhatian.
Keduanya bertemu di Elmau, Jerman pada Senin (27/6/2022) di sela-sela pelaksanaan KTT G7.
Pertemuan tersebut sempat menjadi sorotan warganet. Pasalnya PM Boris terlihat meninju lengan Jokowi dengan akrab.
Video 'tinjauan' PM Boris pada Jokowi beredar di media sosial, salah satunya akun Twitter @murtadhaOne1.
"Detik-detik PM Inggris 'meninju' Presiden Jokowi," tulis akun Twitter @MurtadhaOne1.
Pada video tersebut, Jokowi dan Boris berbincang dalam satu sofa. Keduanya duduk bersama di mulanya Boris menunjuk-nunjuk tubuh Jokowi.
Dia kemudian meninju lengan Jokowi yang disambut senyuman oleh orang nomer satu di Indonesia itu.
Pada pertemuan tersebut, Jokowi sendiri ditemani oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno.
Video tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: Jokowi ke Luar Negeri, Ma'ruf Amin Pimpin Pemerintahan hingga 2 Juli 2022
"Kalau enggak akrab, PM Inggris gak lakuin itu," komentar warganet.
"Hubungan antar presiden sampai begitu itu menggambarkan keakraban. Hanya bisa dilakukan oleh dan kepada orang orang yang punya ikatan persahabatan," imbuh warganet lain.
"Meninju sebagai ungkapan bahasa tubuh kawan lama," tambah lainnya.
"Yang paling penting everybody happy, tinggal menunggu pertemuan dengan Rusia," tulis warganet di kolom komentar.
"Udah kayak besti aja," timpal lainnya.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah ditonton lebih dari 17 ribu kali dan bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?