Suara.com - Polres Gianyar menahan seorang warga negara Rusia yang diduga mencuri sepeda motor di pondok wisata Ila Kitchen, Jalan Katik Lantang, Desa Singakerta, Ubud, Gianyar, Bali.
Menurut Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Ario Seno Wimoko, setelah diperiksa, WN Rusia berinisial GR (31) yang selama ini tinggal sementara di vila kawasan Ubud itu, saat ini menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Kami tahan dan lanjutkan prosesnya di Polres Gianyar. WNA tersebut saat ini sedang dalam tahap penyidikan. Untuk proses di Kantor Imigrasi masih menunggu perkaranya selesai," kata AKP Ario Seno di Gianyar, Rabu (29/6/2022).
Kasat Reskrim mengatakan bahwa GR kepada polisi mengaku bahwa pada 17 Juni lalu tak miliki niat mencuri sepeda motor milik Kadek Palguna (40). Namun saat kejadian, pegawai pondok wisata bernama I Kadek Barwa (36) melihat secara langsung aksi WN Rusia tersebut.
"Dari keterangan tersangka, ia mengakui mengambil sepeda motor tersebut tanpa seizin pemiliknya, yang akan digunakan untuk mencari makanan," kata Ario.
Berdasarkan kronologi kepolisian, WN Rusia yang datang ke Bali bermodalkan visa kunjungan tersebut terlihat mencuri sepeda motor pada 17 Juni lalu sekitar pukul 02.23 WITA. Ia terlebih dahulu melompati rantai besi yang terpasang di depan tempat kejadian perkara.
GR kemudian menuju areal parkir dan menaiki sepeda motor Honda Vario berwarna putih dengan nomor polisi DK 3295 JK yang terparkir dalam kondisi kunci yang tergantung.
"Ia mengendarai sepeda motor sampai di depan Ila Kitchen. Karena terhalang rantai besi, tersangka turun dari sepeda motor untuk melepaskan rantai tersebut. Saat akan melepas rantai, tersangka dipergoki oleh saksi," ujar Kasat Reskrim Polres Gianyar kepada awak media.
Atas kejadian tersebut, pihak pondok wisata kemudian melaporkan GR ke kepolisian. (Sumber: Antara)
Baca Juga: Emak-emak Terrekam CCTV Gasak HP Karyawan Restoran di Lippo Mall Puri Kembangan
Berita Terkait
-
Emak-emak Terrekam CCTV Gasak HP Karyawan Restoran di Lippo Mall Puri Kembangan
-
Gempar, Warga Gunung Sindur Bogor Temukan Pria Dengan Posisi Mulut Dilakban dan Kaki Tangan Diikat
-
Waspada, Komplotan Maling Beraksi di Sawangan Depok Jelang Subuh
-
Nekat! Maling Berkedok Pemulung 2 Kali Beraksi di Rumah yang Sama Berakhir Apes, Warganet Geram: Malah Jadi Langganan
-
Pencuri Handphone di Pekanbaru Sekarat Babak Belur Dihajar Massa
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah