Suara.com - Kunjungan Presiden Jokowi ke Rusia membuahkan beberapa bahasan terkait dengan masa depan konflik Ukraina-Rusia, hingga hubungan bilateral dengan Indonesia. Adapun Presiden Rusia, Vladimir Putin menyinggung jasa negaranya kepada Indonesia sepanjang sejarah.
Secara gamblang, Putin menyebut bahwa bangsa Rusia dan Indonesia sudah sejak lama menjalin hubungan persahabatan. Bahkan Putin juga menyebut beberapa jasa yang telah ditorehkan oleh bangsa Rusia dalam pembangunan Republik Indonesia.
"Izinkan saya mengingatkan kepada Anda (Jokowi) bahwa bangsa kami telah memberikan segenap bantuan untuk Indonesia dalam pembangunan bangsa dan negara, serta memperkuat posisi republik muda anda dalam kancah internasional," ujar Putin ke Jokowi dikutip dalam keterangan rilis pers Presiden Rusia, terbit Kamis (30/7/2022).
Berikut jasa Rusia ke Indonesia yang disebutkan oleh Putin dalam pertemuan bilateral tersebut.
1. Menjalin kerjasama dagang
Putin menyebut bahwa Rusia telah menjadi rekan dagang Indonesia yang baik. Terbukti bahwa pada 2021 lalu, perdagangan Indonesia-Rusia meningkat sebesar 40 persen dan kini menjadi 65 persen pada enam bulan di tahun ini.
Putin juga menekankan bahwa baik dari Indonesia dan Rusia sama-sama menghendaki untuk menjalin kerjasama dagang lebih lanjut, melalui Komisi Dagang Bersama Indonesia-Rusia.
2. Punya segudang perusahaan yang beroperasi Indonesia
Putin menyebut bahwa banyak perusahaan milik Rusia yang beroperasi di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang energi, seperti BUMN Rosatom milik Rusia.
Baca Juga: Bertemu Jokowi, Putin Singgung Jasa Rusia kepada Indonesia pada Masa Kemerdekaan
Melalui perusahaan tersebut, Putin mengungkap ketertarikannya untuk menjalin proyek kerjasama dengan Indonesia perihal pemanfaatan energi nuklir. Selain itu, kerjasama pemanfaatan nuklir juga akan meliputi bidang lainnya seperti kesehatan dan pertanian.
"Banyak perusahaan kami, terutama yang bergerak dalam bidang energi telah beroperasi di tanah Indonesia. Kami memiliki ketertarikan untuk mengembangkan industri energi nuklir nasional (di Indonesia)," kata Putin.
"Melalui kompetensi dan rekam jejak dari BUMN kami yakni Perusahaan Rosatom, kami bersedia untuk menjalin proyek kerjasama termasuk terkait pemanfaatan nuklir nonenergi seperti di bidang kesehatan hingga pertanian," lanjutnya.
3. Membantu pembangunan proyek rumah sakit hingga stadion
Putin juga menyebut bahwa Rusia telah memberikan bantuan dalam berbagai pembangunan nasional. Rusia telah menginvestasikan para tenaga ahlinya untuk membantu pembangunan rumah sakit hingga stadion.
"Dengan partisipasi teknisi, insinyur, hingga tenaga pembangun dari bangsa kami, Indonesia terbantu dalam pembangunan fasilitas industri, rumah sakit, stadion, dan infrastruktur lainnya. Bahkan segenap infrastruktur tersebut masih beroperasi hingga kini," aku Putin.
Klaim Putin tersebut bukan tanpa dasar. Dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri RI, Rusia yang pada saat itu berwujud Uni Soviet telah membantu membangun RS Persahabatan, Hotel Indonesia dan Stadion Gelora Bung Karno.
Kontributor : Armand Ilham
Tag
Berita Terkait
-
Bertemu Jokowi, Putin Singgung Jasa Rusia kepada Indonesia pada Masa Kemerdekaan
-
Putin Minta Indonesia Ingat Jasa Rusia Terhadap Indonesia
-
Sebut Jokowi Berprestasi, Gus Nadir Sindir Pendukung Anies: Orang Kalau Sudah Terlanjur Benci, Terus Panas Sendiri
-
Kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia Dinilai Strategis untuk Pulihkan Ekonomi Global
-
3 Jasa Rusia Terhadap Indonesia, Putin Minta Tak Melupakan Sejarah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim