Suara.com - Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Ukraina dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow bertujuan untuk mendamaikan kedua negara yang sedang berkonflik.
"Saya rasa ini kunjungan Jokowi ini adalah salah satu upaya untuk mencari di mana titik brotherhood dari mereka dua (Ukraina-Rusia) ini. Dalam persahabatan atau hidup keluarga adik kakak juga bisa kadang bertengkar," kata mahasiswa program doktor Eduardus Lemanto dalam diskusi bertajuk 'Efek Misi Luar Biasa Jokowi ke Ukraina dan Rusia' pada Sabtu (2/7/2022).
Ukraina dan Rusia dikatakan Eduardus masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.
Menurut dia, Jokowi ingin "supaya mereka kembali kepada satu family, sebagai penghuni planet bumi."
Pakar hukum internasional Universitas Nasional Jakarta Ogiandhafiz Juanda mendukung misi perdamaian Presiden Jokowi.
"Masing-masing dari mereka adalah penghuni planet bumi. Itulah kemudian dari sama kita tarik, bahwa apa yang dilakukan oleh Bapak Presiden Joko Widodo adalah sebagai wujud dia merasa dia bagian dari penghuni planet bumi," kata Ogiandhafiz.
Ogiandhafiz mengatakan dunia membutuhkan ketertiban perdamaian sehingga "kehadiran beliau adalah bisa saja mencari titik temu."
Berita Terkait
-
Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana
-
Julukan Bapak Infrastruktur untuk Jokowi, Bustami Zainudin: Faktanya Dirasakan Daerah
-
Saling Lempar Senyum, Jokowi Beri Jempol Usai Dengarkan Pidato Prabowo
-
Sambil Tertawa, Jokowi Acungkan Jempol ke Prabowo Usai Dengar Pidato Kenegaraan
-
Gibran Pilih Naik Maung Pindad ke Sidang Tahunan MPR, Kontras dengan Jokowi yang Pakai BMW Listrik
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Wajah Berubah Jadi Kusam? Ini 6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Tidak Gampang Oksidasi
-
Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama
-
Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia