Suara.com - Jemaah haji Indonesia menempati 44 maktab saat ibadah wukuf di Arafah, Arab Saudi. Sementara untuk memudahkan layanan jemaah, seluruh maktab bakal dibagi menjadi 5 sektor.
"Untuk jemaah haji akan menempati 44 maktab. Sementara petugas satgas akan melakukan tugas yang dibagi menjadi 5 sektor," ujar Kepala Satuan Tugas Arafah, Haryanto, ditemui di Arafah, Kamis (7/7/2022).
Adapun pembagian lima sektor untuk 44 maktab adalah sebagai berikut. Sektor 1 buat maktab 1-9, sektor 2 di maktab 10-14, sektor 3 maktab 15-24, sektor 4 maktab 25-35 dan sektor 5 maktab 36-44.
Haryanto menegaskan, petugas yang melayani jemaah haji di Arafah merupakan personel yang dialihtugaskan dari daerah kerja bandara. Nantinya setiap sektor tersebut bakal dijaga 13 petugas.
"Yang kita siapkan yang lainnya di Arafah, yakni kita akan sinergi dengan KKHI (Klinik Kesehatan Haji Indonesia). Di masing-masing maktab ada posko satelit," terang Haryanto saat meninjau kesiapan fasilitas di padang Arafah.
Adapun Satgas Arafah merupakan bagian dari Daker Bandara dengan jumlah keseluruhan 127 personel. Mereka terdiri dari mukimin, dan dari Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan.
"Mereka bersatu bersinergi untuk memberikan pelayanan di Arafah. Petugas bertambah menjadi 148 orang di Arafah," terang dia.
Haryanto menambahkan, "Seksi yang ada di Arafah seperti di bandara. Ada pelayanan kedatangan dan kepulangan, perlindungan jemaah, siskohat, katering, hingga transportasi."
Baca Juga: Apa Itu Amirul Hajj? Kenali Arti dan Tugas-tugasnya Bagi Rombongan Haji Indonesia
Berita Terkait
-
Apa Itu Amirul Hajj? Kenali Arti dan Tugas-tugasnya Bagi Rombongan Haji Indonesia
-
Keajaiban di Padang Arafah dan Berbagai Kisahnya yang Bermakna
-
Polisi dan Tentara Arab Saudi Mulai Jaga Sekitar Padang Arafah
-
1 Juta Jemaah Haji Persiapan Menuju Padang Arafah, Menteri Agama Minta Jangan Ada Jemaah Tertinggal
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat