Suara.com - Menjelang peringatan Hari Raya Idul Adha 2022 yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah 1443 H, terdapat sejumlah amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan umat muslim salah satunya yaitu puasa Tarwiyah. Bagaimana tata cara puasa tarwiyah?
Meskipun sunnah, namun amalan ini memiliki keutamaan bagi yang mengerjakannya. Jika Anda hendak mengerjakannya, ketahui terlebih dahulu niat dan tata cara puasa Tarwiyah.
Ibadah puasa Tarwiyah sendiri dilaksanakan dua hari sebelum Idul Adha tepatnya pada tanggal 8 Dzulhijjah. Puasa ini sangat dianjurkan terutama bagi umat muslim yang tidak menjalankan ibadah haji di Mekah.
Amalan sunnah sebelum Idul Adha ini sangatlah dianjurkan karena memiliki sejumlah keutamaan bagi orang yang menjalankannya. Sebagaimana yang telah dijelaskan bahwa amalan sunnah dapat menjadi penyempurna ibadah wajib yang kita jalani. Jadi, tidak akan rugi dan tentunya akan mendatangkan pahala jika kita menjalaninya dengan ikhlas.
Adapun keutamaan puasa Tarwiyah di tanggal 8 bulan Dzulhijjah ini yaitu akan dianggap seperti menjalankan puasa selama satu tahun penuh. Dasar dilaksanakannya puasa Tarwiyah dua hari sebelum Idul Adha yaitu:
"Barangsiapa berpuasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan, untuk puasa pada hari Tarwiyah seperti puasa setahun, sedangkan untuk puasa hari Arafah seperti puasa dua tahun." (HR. Ali Al-Muairi, At-Thibbi, Abu Sholeh, dan Ibnu Abbas).
Puasa Tarwiyah dikerjakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah, yang di tahun ini jatuh pada Jumat, 8 Juli 2022. Adapun Hari Raya Idul Adha 1443 H/2022 M berdasarkan ketetapan Pemerintah dan NU jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.
Waktu puasa Tarwiyah dikerjakan selama satu hari. Dan dihari berikutnya umat muslim dapat mengerjakan puasa Arafah.
Baca Juga: Perbedaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah, Sama-Sama Amalan Utama Bulan Dzulhijjah
Bacaan Niat Puasa Tarwiyah
Sama seperti puasa di bulan Ramadhan, puasa Tarwiyah juga memiliki bacaan niat yang harus dibaca orang yang menjalankannya. Namun niat ini berbeda dengan puasa Ramadhan yang dibaca malam hari belum tidur, niat puasa Tarwiyah dapat dibaca ketika sahur atau sebelum matahari terbit.
Bahkan jika lupa membaca niat pada malam hari atau saat sahur kita dapat membaca niat puasa Tarwiyah pada pagi harinya ketika ingat.
Berikut ini bacaan niat puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah 1443 H:
Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: Saya niat Puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta'ala
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek