Suara.com - Perselingkuhan memang menjadi tindakan yang sulit termaafkan. Apalagi pada hubungan suami istri.
Dalam hal ini, seorang istri yang kepergok selingkuh mendapat hukuman dari warga sekitar.
Melansir dari Mirror, seorang istri di India diarak warga sambil menggendong suami di pundaknya usai ketahuan selingkuh.
Insiden tersebut terjadi di Desa Borpadaw, India pada 3 Juli 2022 lalu.
Perempuan tersebut ketahuan selingkuh usai tak pulang selama satu minggu.
Suami dan mertuanya mencari perempuan tersebut sepanjang minggu dan mencoba melacaknya.
Sayangnya keberadaanya tak kunjung ditemukan hingga akhirnya keluarga memutuskan untuk melaporkannya sebagai orang hilang.
Sang suami memutuskan untuk mengajukan laporan orang hilang dan saat itulah seorang warga datang dan memberi tahu bahwa perempuan tersebut tinggal di rumah selingkuhannya.
Akibat laporan kehilangan tersebut, sang suami jadi mengetahui perselingkuhan istri.
Baca Juga: 3 Driver Ojol Ini Kompak Main Game Dance di Timezone, Netizen: Kolaborasi Hebat 2022
Dalam video yang beredar, sang istri terlihat menggendong suaminya di pundaknya sambil berjalan. Dia dipaksa warga untuk berjalan sambil menggendong sang suami.
Pada kedua sisi perempuan tersebut, ada dua pria yang membantu mengangkat suamianya dan terlihat bersorak gembira. Di belakang mereka, kerumunan massa tampaknya mengikuti pasangan suami istri tersebut.
Usai perselingkuhan terungkap, perempuan tersebut tak hanya diarak dan menggendong suaminya.
Pasalnya perempuan tersebut diduga sudah dipukul, dijambak, dan dibanting oleh suaminya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004