Suara.com - Mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe tutup usia setelah mendapatkan penanganan medis pasca ditembak orang tidak dikenal di Kota Nara, Jepang, Jumat (8/7/2022). Perdana Menteri India Narendra Modi terkejut dan tidak dapat berkata-kata mendengar kabar tersebut.
Perasaan Modi itu disampaikan langsung melalui Twitter pribadinya @narendramodi.
"Saya terkejut dan sedih tanpa kata-kata atas kematian tragis salah satu teman tersayang saya, Shinzo Abe," cuit Modi.
Modi mengenang Abe sebagai sosok pemimpin yang luar biasa. Menurut Modi, Abe mendedikasikan hidupnya bukan hanya untuk Jepang tetapi juga untuk dunia.
"Dia adalah seorang negarawan global yang menjulang tinggi, seorang pemimpin yang luar biasa, dan seorang administrator yang luar biasa. Dia mendedikasikan hidupnya untuk membuat Jepang dan dunia menjadi tempat yang lebih baik."
Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dinyatakan meninggal dunia setelah ditembak orang tidak dikenal di Kota Nara, Jepang, Jumat (8/7/2022). Abe tutup usia usai mendapatkan penanganan medis.
Melansir dari NHK, penyiar publik Jepang, kabar duka tersebut disampaikan oleh seorang pejabat senior Partai Demokratik Liberal.
Abe ditembak ketika tengah berpidato untuk kampanye kandidat anggota majelis tinggi dari Partai Demokratik Liberal. Ia ditembak orang tidak dikenal dari arah belakang.
Baca Juga: Mampir ke Gunung Bromo di Malang, Jangan Lupa Siapkan 5 Hal ini
Kantor berita Kyodo mengatakan jantung Abe tampaknya berhenti berdetak ketika tokoh berusia 67 tahun itu dilarikan ke rumah sakit.
Lebih lanjut, NHK, penyiar publik Jepang, menyebutkan bahwa sejumlah tembakan terdengar dan kepulan asap putih terlihat ketika Abe sedang menyampaikan pidato di luar sebuah stasiun kereta api di kota kawasan barat.
Seorang wartawan NHK melaporkan dari lokasi kejadian bahwa mereka mendengar dua tembakan berturut-turut saat Abe berpidato.
Pelaku Ditangkap
Pelaku penembakan mantan PM Jepang Shinzo Abe telah diamankan pihak kepolisian setempat.
Dilaporkan NHK, penyiar publik Jepang, pelaku merupakan pria berusia 40-an tahun diamankan dengan tuduhan percobaan pembunuhan. Pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut kini tengah diperiksa polisi.
Berita Terkait
-
Shinzo Abe Meninggal Usai Ditembak, Kishida: Serangan Ini Tindakan Brutal
-
Ditembak di Dada, Mantan PM Jepang Shinzo Abe Meninggal Dunia
-
Sampaikan Simpati Mendalam, Menlu Retno Doakan Kesembuhan Mantan PM Jepang Shinzo Abe
-
Shinzo Abe Ditembak: Tindakan Barbar Seperti Itu Tidak Bisa Ditoleransi
-
Sebut Shinzo Abe Meninggal, Menkeu Baru Inggris Hapus Twitnya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!