Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar pemotongan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Senin (11/7/2022). Dalam kegiatan ini dua ekor sapi seberat 1 ton dari Gubernur Jakarta Anies Baswedan turut disembelih.
Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Aljufri, menyampaikan acara pemotongan hewan kurban ini dilakukan secara simbolik sebagai program PKS menyalurkan 1,5 juta paket kurban ke masyarakat.
"Tadi sudah saya jelaskan PKS bukan punya uang banyak, tidak tapi kita ingin membangun semangat kebersamaan, semangat berbagi, semangat menebar senyum di manapun supaya hasil di negeri ini semangat kurban kita gotong royong," kata Salim di lokasi.
Salim mengatakan, dalam kegiatan ini para kepala daerah yang berasal dan didukung oleh PKS juga turut membantu dan menyumbangkan sejumlah ekor hewan kurban. Salah satunya seperti Anies Baswedan.
"Iya (Anies turut menyumbang), jadi 1 ton 100, ada dua ekor sapi, jadi semua kepala-kepala daerah yang kita usung bergabung dalam program 1,5 juta hewan kurban," ungkapnya.
Lebih lanjut, Salim menyampaikan, setidaknya di Kantor DPP PKS sendiri ada 103 ekor sapi. Nantinya daging-daging kurban tersebut akan distribusikan ke masyarakat.
"Jadi di DPP ini 103 ekor sapi tapi tidak semua dipotong di sini, yang lain di rumah pemotongan hewan, jadi yang DPP 103, bahkan di seluruh tanah air ini ada di tempat masing-masing. Tadi paket 1,5 juta paket kurban sudah terlampaui," tandasnya.
Berita Terkait
-
Video Detik-detik Sapi Kurban Ngamuk Bikin Batal Shalat Idul Adha di Padang, Jemaah Berhamburan di Menit Terakhir
-
Kurban 26 Ekor Sapi di Idul Adha 1443 Hijriah, Bella Shofie: Bahagianya Luar Biasa!
-
Anies Baswedan Kurban Sapi Hitam Bernomor 24, Pengamat: Itu Isyarat Anies Jadi Kuda Hitam Pilpres 2024
-
Sorotan Berita Kemarin, Serba-serbi Idul Adha dan Peristiwa Tewasnya Perampas Motor Digebuki Massa
-
Kacau! Ditipu Penjual Ternak, Jemaah Satu Musala Gagal Kurban Di Hari Raya Idul Adha
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur