Suara.com - Keluhan atas barang atau pelayanan tertentu menjadi salah satu konten yang banyak meramaikan media sosial beberapa waktu belakangan. Namun tak jarang konten seperti ini malah menuai pro dan kontra lantaran masalah yang ditunjukkan dinilai tidak terlalu besar untuk diviralkan.
Pandangan itu pula yang disampaikan warganet terhadap konten unggahan akun TikTok @miswar255. Pemilik konten mengeluhkan pelayanan di salah satu gerai restoran cepat saji, yakni McDonald's di kawasan Waru, Sidoarjo.
Pada intinya ia merasa tidak segera mendapat pelayanan dari staf yang bertugas. Bahkan karena terlampau kesal, pria ini memaksa staf untuk membungkuskan saja makanan yang semula hendak dimakannya di gerai.
"Dibungkus Mbak, bungkus," tegas pria itu lalu terdengar sayup-sayup mengumpat. "Hati-hati yang makan di McD Waru ya, ini pelayanannya nggak bener. Yang dilayani yang dari luar saja."
"Yang mau makan di tempat disepelekan," sambungnya. Ia menyampaikan keluhan yang sama berkali-kali di videonya, tetapi terlihat pula staf yang bertugas tidak mengindahkannya dan sibuk menyiapkan pesanan.
Pria itu pun melanjutkan protesnya di video yang berbeda. Menurutnya pembeli yang datang belakangan daripada dirinya justru dilayani lebih dahulu.
"Pelayanan kurang enak, hati-hati yang mau makan ini, tidak memuaskan. Kita pesan sedari tadi yang dilayani dari luar, yang mau makan nggak dilayani," ujarnya, kemudian menunjukkan suasana di dalam gerai yang memang ramai.
"Bolak-balik tanyakan pesanan katanya belum jadi, padahal yang antri di belakang saya sudah makan duluan," tuturnya melanjutkan di kolom caption, seperti dikutip Suara.com pada Selasa (12/7/2022).
Konten yang sama kembali diviralkan di akun Twitter @FOOD_FESS dan menuai lebih banyak pro-kontra di kalangan warganet.
Publik meyakini bapak itu hanya salah paham lantaran gerai yang menganut prinsip self service, atau dengan kata lain pembeli membawa sendiri pesanan setelah membayar di kasir. Apalagi karena kini McD juga sudah memberlakukan pemesanan menu memakai aplikasi dan tinggal membayar di kasir.
"Apa-apa diviralin dulu buset deh jaman sekarang serem banget, padahal bisa diomongin/dibicarain baik-baik," ujar warganet.
"Orang kalo baru keluar goa paling bahaya pegang hp. Takutnya buat ginian," sindir warganet.
"Tau self service gak bang?" komentar warganet.
"Bro mohon maaf, itu ada yang pesan dari aplikasi, namanya itu take away bro, sama sifatnya ngantri, tapi ngantri cerdas, itulah manfaatnya teknologi," kata warganet.
"McD gak terima orang ribet, pulang aja," imbuh warganet lain.
Berita Terkait
-
Beri Ucapan Selamat ke Pengantin, Ekspresi Bocah Perempuan Ini Jadi Sorotan
-
Driver Ojol Terekam Angkut Kayu Sambil Kendarai Motor, Publik Ikut Naik Darah: Yang Order Tega Banget!
-
KSP Moeldoko Sarankan Pakai Kendaraan Listrik Kalau Tak Mau Boros BBM, Publik: Itu Juga Naik, Pak
-
Ungkap Ayah Diduga Perkosa Anak Usia 5 Tahun, Ibu Korban Kena Intimidasi karena Disebut Umbar Aib Suami
-
Dapat Kejutan Ulang Tahun dari Ayah, Jawaban Bocah Ini Saat Ditanya Ingin Kado Apa Sukses Bikin Nyesek
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut
-
'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
-
Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
-
Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print
-
Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka
-
PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik
-
PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!
-
Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat
-
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat