Suara.com - Seorang pria terekam kamera dashboard mobil atau dashcam sedang mencuri sebuah spion mobil di tengah kemacetan Jalan S Parman, Jakarta Barat. Video pencurian itu pun viral di media sosial.
Dalam rekaman yang diunggah akun instagram @dashcam_owners_indonesia, memperlihatkan seorang pria yang mengenakan baju warna hijau dan topi terlihat nekat menggondol spion mobil Toyota Fortuner.
Video berdurasi 59 detik itu menunjukan, aksi pencurian spion mobil ini terjadi pada Senin (11/7/2022) sekitar pukul 16.04 WIB.
“Maling spion beraksi di Jalan S Parman. Depan Kampus Untar,” demikian tertulis di akun tersebut.
Masih dari unggahan video yang sama, mulanya bandit yang menutupi wajahnya dengan masker hitam itu melintas dari kanan jalan. Kemudian ia nekat menerobos ke tengah, di mana mobil jenis Toyota Fortuner itu sedang terjebak kemacetan.
Mobil tersebut berusaha melakukan rem mendadak, namun dalam hitungan detik spion tersebut sudah digondol si pencuri.
Bandit tersebut kabur dengan kedua tangan mengarah ke belakang sembari membawa spion hasil curiannya.
Sementara pemilik kendaraan berupaya mengejar bandit tersebut dengan kondisi mobil yang masih berada di tengah jalan.
Sementara itu, Kanit Polsek Tanjung Duren, Iptu Tri Bintang Baskoro mengatakan, dalam sebulan terakhir belum ada laporan pencurian spion mobil di wilayahnya.
Baca Juga: Aksi Pria Curi Kotak Amal Musala di Kunciran Tangerang Terekam CCTV
“Sebulan terakhir belum ada laporan perihal pencurian spion di Polsek Tanjung Duren,” kata Bintang, saat dikonfirmasi Suara.com, lewat pesan singkat aplikasi, di Jakarta, Rabu (13/7/2022).
Namun guna memastikan kejadian tersebut, pihaknya bakal melakukan penyelidikan ke lapangan guna mendapatkan fakta sebenarnya.
“Bakal kita lidik dan cek ke lapangan, kebenarannya bagaimana,” katanya.
Berita Terkait
-
Sukmawati Bandingkan Perjuangan Soekarno dengan Nabi Muhammad, Ibu Atta Halilintar Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke Aurel
-
Aksi Pria Curi Kotak Amal Musala di Kunciran Tangerang Terekam CCTV
-
Viral, Putri Delina Kena Hujat Gegara Umbar Momen Bahagia, Saat Adik Tampak Murung Usai Nathalie Holscher Pergi
-
Viral! Suami Nyanyi Harta Berharga Adalah Istri Muda, Istri Tak Mau Kalah: Harta Paling Berharga Adalah Duda Kaya
-
Viral, Mendag Zulkifli Hasan Bagi-bagi Minyak Goreng Sambil Kampanye Anaknya, Politisi PKS: Fokus Pada Tugasnya
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara
-
Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo
-
DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis
-
'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai
-
Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional
-
Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta
-
Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total
-
IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun