Suara.com - Malawi sedang melakukan proyek besar-besaran untuk memindahkan lebih dari 200 ekor gajah di negara itu. Gajah-gajah di Taman Nasional Liwonde, dinaikkan ke truk dan dibawa ke Taman Nasional Kasungu.
Langkah ini dimaksudkan untuk mengatasi kelebihan populasi gajah di Liwonde, di mana sebagian gajah tersebut telah menimbulkan gangguan bagi masyarakat .
Ruth Samson, seorang anggota masyarakat setempat, mengatakan, “Saya gembira karena sejumlah gajah dibawa pergi, karena sebagian dari mereka berkeliaran di kebun kami dan merusak tanaman kami, karena begitu banyaknya gajah.”
Pihak berwenang berharap dapat merelokasi sedikitnya 250 ekor gajah pada akhir bulan ini. Ini merupakan pemindahan kedua dalam tiga tahun. Sebelumnya pada tahun 2019, 300 ekor gajah dipindahkan ke Nkhotakota Game Reserve. (Sumber: VOA)
Berita Terkait
-
Unggahan Pelatih Fisik Vietnam Perkuat Dugaan Main Mata di Laga Kontra Thailand, Jadi Bukti PSSI?
-
Sejarah Lahirnya Istilah Sepak Bola Gajah yang Kembali Muncul Pasca Laga Vietnam vs Thailand
-
Sepak Bola Gajah Ala Vietnam dan Thailand Kena Semprot Shin Tae-yong: Apakah Ini Fair Play?
-
Menilik Sejarah Gajah Mada yang Dijadikan Nama Jalan Sejak Orde Baru
-
Laga Thailand vs Vietnam Mirip Sepak Bola Gajah yang Libatkan Timnas Indonesia di Piala Tiger 1998
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?