Suara.com - Oleh-oleh atau cinderamata memang bukan bagian dari rukun maupun wajib haji. Namun, atas nama kasih sayang, oleh-oleh pun tak luput menjadi bagian penting dari perhelatan ibadah haji.
Sejumlah jemaah haji Indonesia rela membuang maupun mengenakan baju berlapis-lapis demi bisa meloloskan oleh-oleh atau barang yang ingin dibawa ke kabin. Seperti diketahui, para jemaah hanya diziinkan membawa satu tas koper dan tas kecil untuk paspor di kabin pesawat.
Salah satunya Siti Khusnul, jemaah dari kloter Solo SOC 5. Begitu masuk ke paviliun D4, Siti Khusnul tampak mencolok. Perempuan asal Grobogan, Jawa Tengah, itu membawa satu koper serta satu tas berwarna kuning.
Hal yang bikin mencolok adalah boneka-boneka lucu yang dibawa Siti Khusnul. Bukan satu atau dua, tapi tujuh boneka unta! Siti Khusnul menaruh ketujuh boneka itu di atas tas kuning.
Panik muncul. Ketika petugas Garuda Indonesia, maskapai yang ditumpanginya, memberikan pengumuman mengenai kebijakan satu tas di kabin, Siti Khusnul mulai panik bukan kepalang.
Dia mulai memasukkan boneka ke tas. Supaya ada ruang kosong, praktis Siti Khusnul pun mengeluarkan sejumlah pakaian miliknya. Namun dua tangannya tak cukup kala diburu-buru memasukkan tujuh boneka itu.
Melihat kondisi Siti Khusnul yang butuh dibantu, petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) pun sigap menyambangi. Hasan dan Rachma, nama keduanya, membantu Siti memasukkan boneka.
Setelah ditanya oleh petugas, Siti Khusnul menjawab, ketujuh boneka unta tersebut ternyata dibeli sebagai oleh-oleh untuk cucunya di Tanah Air. Ya, boneka itu memang unik. Ketika bagian tubuhnya ditekan, boneka mengeluarkan suara talbiah. Harganya kisaran 15 hingga 25 riyal atau sekitar Rp 60 ribu hingga Rp 100 ribuan.
"Mikirnya ke cucu, nggak ke yang lain," kata Siti Khusnul saat ditemui tim Media Center Haji di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (17/7/2022).
Baca Juga: Menag ke KBIHU: Kurangi Belanja dan City Tour, Biarkan Jemaah Haji Istirahat
Demi melegakan isi tas, pakaian Siti Khusnul dikeluarkan. Ada yang dibuang, ada pula yang dikenakan. Beberapa helai pakaian pun terpaksa dikenakan sekaligus oleh Siti Khusnul. Dia pun merangkap baju. Sajadah pun tak luput dipakaikan ke tubuhnya.
Tampak, Siti Khusnul memakai baju berlapis-lapis. Nggak cuma itu, Siti Khusnul juga melingkarkan sajadah di lehernya. Voila, sajadah pun disulap oleh Siti menjadi pashmina dadakan. Disapa petugas soal baju berlapis yang dikenakannya, Siti Khusnul hanya mesem-mesem.
"Ada berapa bajunya nih bu?" tanya petugas.
Siti Khusnul pun berhitung sambil memegang helai demi helai baju yang melekat di tubuhnya, "...satu, ...dua, ...tiga, ...empat ...empat baju."
"Plus satu sajadah (sambil memegang sadajah yang setengah melingkar di lehernya)... pokoknya demi cucu," ujar Siti Khusnul, wajahnya tersenyum, namun matanya tampak berkaca-kaca.
Ketika ditanya berulang kali oleh petugas, Siti Khusnul selalu menjawab yang dilakukannya demi membahagiakan sang cucu di Tanah Air, baik memasukkan boneka, membuang beberapa helai pakaian hingga mengenakan beberapa pakaian lain sekaligus di tubuhnya.
Berita Terkait
-
Menag ke KBIHU: Kurangi Belanja dan City Tour, Biarkan Jemaah Haji Istirahat
-
Menag Yaqut Tawaf Wada sebelum Kembali ke Tanah Air
-
Reaksi KBIHU Usai Disentil Menag soal Jemaah Kelelahan
-
Cerita Bilik 'Darurat' untuk Pasutri di Tanah Suci
-
Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 17 Juli 2022, Ini Rinciannya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam