Suara.com - Rasa kemanusiaan tentu membuat seseorang merasa bersimpati dengan mereka yang kurang sejahtera. Karena itulah seseorang biasanya memberi sedikit bantuan uang untuk orang-orang dengan kondisi kurang sejahtera yang dijumpai di sekitar.
Tak terkecuali adalah pengemis yang harus menyambung hidup dengan meminta belas kasihan orang lain, terutama mereka yang kondisi fisiknya sudah sangat mengkhawatirkan seperti seseorang lanjut usia.
Namun apa jadinya jika bertemu dengan pengemis yang tidak ragu bersikap kasar kepada orang yang tak memberinya uang? Fenomena inilah yang belakangan meresahkan warga Malaysia hingga diviralkan di berbagai akun media sosial.
Diwartakan China Press, perilaku seorang pengemis pria sempat membuat publik ngeri dan menyarankan agar warganet lain berhati-hati bila bertemu dengannya. Pasalnya pria lanjut usia itu sampai nekat melemparkan pot bunga ke arah mobil yang penumpangnya tidak berkenan memberi uang.
"Semuanya hati-hati ya. Dia bakal ngamuk kalau nggak dikasih uang," tutur seorang warganet Facebook, seperti dikutip Suara.com dari World of Buzz pada Selasa (19/7/2022).
"Waktu itu aku lagi nunggu di deket lampu merah Puteri Mart, aku lihat dia bawa dua pot bunga gitu, aku pikir dia lagi jualan," ujarnya menambahkan.
Warganet ini lantas memanggil pria yang ternyata pengemis tersebut, dengan harapan bisa membeli pot yang diduga dijualnya. Nahas, ternyata keputusan tersebut malah membuatnya terancam bahaya.
"Dia malah marah. Dia nendang pintu mobilku terus ngelempar pot-pot itu ke aku. Untung potnya dibuat dari plastik," jelasnya.
Pengalaman ini rupanya diamini oleh beberapa warganet lain yang mengaku pernah menemui pria diduga pengemis tersebut di jalan.
Baca Juga: Cekcok di Rumah Sakit Sumut Gegara Suruh Pulang Pasien: Ngeri Kali Kalian Ini Ya
Apalagi karena beberapa aksinya tergolong meresahkan, termasuk dengan berlutut dan rebahan di tengah jalan seolah sedang memohon agar diberikan uang.
Namun belakangan pria ini dicap sebagai orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ), termasuk polisi yang mendapat laporan dari warga.
"Aku laporin dia ke polisi, dan kata mereka dia memang punya gangguan mental," tutur warganet yang mengaku hampir dilempar pot karena menolak memberi uang.
Kisah ini pun mendapat beragam respons dari warganet, walau sebagian besar mendoakan agar pengemis tersebut segera mendapat perawatan yang diperlukan. "Semoga bapaknya cepet dapet bantuan," komentar warganet.
4 Alasan Sebaiknya Tidak Memberi Uang ke Pengemis
Meski peristiwa di atas terjadi di Malaysia, nyatanya pengemis dengan tingkah meresahkan seperti itu juga kerap ditemui di Indonesia.
Berita Terkait
-
Bersanding Dengan Bonge, Paula Verhoeven Catwalk di Citayam Fashion Week SCBD
-
Gegara Maling Selai di Minimarket Medan, Pria Ini Diamuk Massa, Warganet Berdebat
-
Viral, Puluhan Anggota TNI Terlibat Keributan Dengan Sopir Angkot Cicurug Sukabumi, Publik: Sopir Salah Pilih Lawan
-
Video Lempar Uang Mahar Rp 100 Juta Viral, Pihak Keluarga Pengantin Beri Klarifikasi: EMANG DISURUH GITU BLOK!
-
Beredar Video Diduga Julianto Eka Putra Marah Besar Akibat Anak Buah Tak Becus Kerja, Kak Seto Ikut Kena Sentil
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo