Suara.com - Mengakhiri semester I tahun 2022, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mengejar pencapaian penyaluran Kredit Pembiayaan Rumah (KPR). khususnya segmen KPR Subsidi untuk mencapai target sebanyak kurang lebih 200.000 unit.
Salah satunya dengan mengadakan acara akad massal KPR Subsidi, sebagai bagian dari rangkaian acara “BTN One Stop Housing Solution”, yang sempat digelar di Jakarta, Palembang, dan kali ini Bank yang fokus pada perumahan ini mengambil lokasi di Indonesia bagian timur, tepatnya di Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Acara yang digelar akhir pekan lalu ini dihadiri oleh Dirjen Pembiayaan Infrastruktur PUPR RI sekaligus Komisaris Bank BTN, Herry Trisaputra Zuna, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, BP Tapera, Ariev Baginda Siregar, Staf Ahli Gubernur Makassar, Sulsel Bidang Keuangan, Since Erna dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Maros, Sulsel, Amiruddin. Bank BTN menggelar akad massal KPR yang diikuti oleh kurang lebih 400 peserta di lokasi tersebut.
Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmarhargyo mengatakan, perseroan terus berkomitmen untuk memenuhi pembiayaan rumah, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), salah satunya dengan menggelar Akad Massal KPR FLPP. Dengan gelaran Akad Massal KPR FLPP ini, masyarakat diharapkan bisa lebih cepat memiliki rumah impiannya.
“Dalam kesempatan ini, saya juga mengajak pengembang untuk turut serta berpartisipasi aktif dalam mendukung niat baik ini, dengan melakukan pembangunan perumahan sesuai ketentuan pemerintah yaitu membangun perumahan dengan kualitas terbaik yang ramah terhadap lingkungan, sehingga seluruh masyarakat dapat memiliki hunian yang layak untuk hidup dengan sehat, nyaman, tentram dan juga bahagia,” katanya.
Direktur Consumer BTN, Hirwandi Gafar mengungkapkan, hingga Juli 2022, Bank BTN sudah menyalurkan KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekitar 70.000 unit, dan KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebanyak 5.000 unit.
“BTN One Stop Housing Solution merupakan kegiatan rutin untuk mendorong penyaluran KPR tersebut sekaligus mengenalkan produk Bank BTN tidak hanya KPR saja tapi juga kebutuhan layanan perbankan lain terkait perumahan, misal untuk membeli perabot rumah, furniture dengan Kredit “KRING”, renovasi rumah, pembelian rumah seken, hingga pembayaran tagihan parkir atau membayar Iuran Pengelolaan Lingkungan lewat aplikasi Bank BTN,” jelasnya.
Dengan konsisten membuat inovasi dan solusi perumahan, baik dari sisi permintaan maupun penawaran, Bank BTN, lanjut Hirwandi, menunjukkan langkah nyata memperkuat posisinya sebagai Bank yang fokus pada perumahan.
Pada kesempatan yang sama, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur PUPR RI sekaligus Komisaris Bank BTN, Herry Trisaputra Zuna menyampaikan apresiasinya terhadap acara yang digelar Bank BTN.
Baca Juga: Laba BUMN Melesat, BTN Ikut Sumbang dari Sektor Pembiayaan Perumahan
“Kami mengapresiasi strategi Bank BTN dalam percepatan penyaluran KPR Bersubsidi di tahun 2022 ini, kami juga berharap kepada Bapak/Ibu yang pada hari ini akad kredit serta serah terima kunci agar rumahnya dihuni, rumahnya dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai tempat tinggal, tempat beraktifitas, serta tempat tumbuh kembang anak-anak,” katanya.
Sementara itu, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, BP Tapera, Ariev Baginda Siregar dalam sambutannya menyatakan BTN One-Stop Housing Solution ini menjadi salah satu strategi dan solusi yang dihadirkan oleh BTN selaku mitra BP Tapera dalam rangka memudahkan masyarakat untuk mengakses informasi yang semakin mudah dijangkau.
“Kami menyambut baik kegiatan ini (BTN One Stop Housing Solution) , dikarenakan ini salah satu upaya pemerintah yang berkolaborasi dengan para bank penyalur KPR bersubsidi, terutama yang saat ini kami kelola salah satunya adalah dana bantuan pembiayaan perumahan FLPP,” katanya.
Berita Terkait
-
Bank BTN Roadshow Tabungan Bisnis
-
Dinilai Ramah Lingkungan, Saham BBTN Kembali Masuk Indeks SRI-KEHATI
-
BTN Raih Penghargaan sebagai Best Asia's Transformation Bank 2022
-
Genjot Dana Murah, BTN Targetkan Transaksi Tabungan Bisnis Rp7 Triliun
-
BTN Terus Dorong Implementasi Sekuritisasi Aset di Indonesia untuk Wujudkan Pengurangan Backlog Perumahan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II
-
DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax
-
Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari
-
Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan