- Gunung Semeru di Jawa Timur (3.676 m)
- Gunung Slamet di Jawa Tengah (3.432 m)
- Gunung Sumbing di Jawa Tengah (3.371 m)
- Gunung Arjuno di Jawa Timur (3.339 m)
- Gunung Lawu di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur (3.265 m)
Adapun pantai di Pulau Jawa yang populer, antara lain:
- Pantai di Kepulauan Karimun, Jawa Tengah
- Pantai Banyutibo, Pacitan, Jawa Timur
- Pantai Anyer, Banten
- Pantai Parangtritis, DI Yogyakarta
- Pantai Ancol, DKI Jakarta
- Pantai Pangandaran, Jawa Barat
Lantaran memiliki banyak gunung maka Pulau Jawa juga dipenuhi dengan beberapa sungai. Salah satu yang terbesar adalah Sungai Bengawan Solo.
Panjang Sungai Bengawan Solo mencapai 548,53 km dan melewati 2 buah provinsi. Selain itu, sungai terpanjang di Pulau Jawa yang kedua adalah Sungai Brantas dengan 320 km dan Sungai Citarum (sekitar 300 km).
Sungai Serayu juga termasuk yang terpanjang dan memiliki banyak aliran anak sungai dengan total luasan DAS nya mencapai 4.375 km persegi.
Dilansir situs dlh.semarangkota.go.id, ada beberapa flora dan fauna langka dan endimik di Pulau Jawa. Rata-rata hewan dan tanaman ini berada di wilayah konservasi alam dan Taman Nasional.
Misalnya, bunga Zollingeriana Rafflesia dan Balanphora Fungosa, penyu hijau, kucing hutan, banteng Jawa di Taman Nasional Meru Betiri. Selain itu, Owa Jawa yang dikonservasi di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat.
Demikian informasi lengkap kondisi geografis pulau Jawa berdasarkan peta mulai dari batas wilayah hingga flora dan faunanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara